POSKOTA.CO.ID - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan di kawasan Asia Tenggara. Dalam beberapa pekan terakhir, kenaikan harga energi mulai terasa langsung oleh masyarakat, terutama melalui naiknya ongkos transportasi hingga harga kebutuhan pokok.
Kondisi ini dipicu oleh gejolak pasar minyak global yang dipengaruhi konflik geopolitik. Dampaknya, banyak negara di kawasan ASEAN harus menyesuaikan harga BBM untuk menjaga stabilitas ekonomi masing-masing.
Di tengah tekanan tersebut, Indonesia masih tergolong mampu menjaga harga BBM tetap stabil, khususnya untuk jenis bersubsidi yang berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Baca Juga: Aturan Baru BBM Bersubsidi 2026: Pembelian Pertalite dan Solar Kini Dibatasi
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN
Perbedaan kebijakan energi membuat harga BBM di tiap negara ASEAN cukup beragam. Berikut perbandingan harga BBM terbaru di beberapa negara:
Singapura
- Bensin RON 95: sekitar Rp28.359 per liter
- Bensin RON 92: sekitar Rp37.964 per liter
- Bensin RON 98: sekitar Rp45.082 per liter
- Solar: sekitar Rp34.394 per liter
Vietnam
- Bensin RON 95: sekitar Rp15.678 per liter
- E5 RON 92: sekitar Rp18.088 per liter
- Solar: sekitar Rp22.840 per liter
Thailand
- Gasohol E85: sekitar Rp12.833 per liter
- Gasohol E20: sekitar Rp14.520 per liter
- Gasohol 91: sekitar Rp16.917 per liter
- Gasohol 95: sekitar Rp17.108 per liter
- Bensin (petrol): sekitar Rp21.559 per liter
- Diesel: sekitar Rp23.112 per liter
Filipina
- Bensin RON 91: sekitar Rp15.843 per liter
- Bensin RON 95: sekitar Rp16.263 per liter
- Bensin RON 100: sekitar Rp19.017 per liter
- Solar: sekitar Rp15.870 per liter
Malaysia
- Bensin RON 97: sekitar Rp19.199 per liter
- Bensin RON 95: sekitar Rp8.396 per liter
- Solar: sekitar Rp19.923 per liter
Indonesia (Pertamina)
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
- Dexlite: Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Baca Juga: Benarkah Harga Pertamax Bakal Tembus Rp17.850? Ini Kata Pemerintah dan Pertamina Imbau Waspada Hoaks
Lonjakan Harga BBM di Kawasan ASEAN
Sejumlah negara seperti Thailand, Vietnam, hingga Singapura mulai menyesuaikan harga BBM sejak pertengahan Maret. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kenaikan harga minyak mentah dunia.
Negara dengan mekanisme harga berbasis pasar seperti Thailand dan Vietnam mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama pada jenis solar yang sangat vital untuk sektor logistik dan industri.
Sementara itu, Malaysia masih mampu menjaga harga tetap rendah berkat subsidi energi yang besar. Berbeda dengan Singapura yang mencatat harga tertinggi di kawasan karena tidak menerapkan subsidi serta mengenakan pajak energi yang tinggi.
Baca Juga: Istana Tegaskan Harga BBM Belum Naik per 1 April 2026, Masyarakat Diminta Tenang
Harga BBM Indonesia Paling Murah?
Jika dibandingkan secara keseluruhan, rata-rata harga bensin di Asia Tenggara saat ini berada di kisaran Rp23.000 hingga Rp43.000 per liter. Angka tersebut jauh di atas harga BBM bersubsidi di Indonesia.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki bantalan ekonomi melalui kebijakan subsidi BBM. Meski harga BBM nonsubsidi ikut mengalami penyesuaian, kenaikannya relatif lebih terkendali dibanding negara lain.
Meski saat ini harga BBM di Indonesia masih tergolong lebih terjangkau, tantangan ke depan tidaklah ringan. Ketergantungan terhadap pasar global membuat harga energi tetap rentan terhadap fluktuasi.
Karena itu, kebijakan energi yang adaptif dan berkelanjutan menjadi kunci utama agar stabilitas harga tetap terjaga tanpa memberikan tekanan berlebih pada anggaran negara.
