Baca Juga: Benarkah Harga Pertamax Bakal Tembus Rp17.850? Ini Kata Pemerintah dan Pertamina Imbau Waspada Hoaks
Lonjakan Harga BBM di Kawasan ASEAN
Sejumlah negara seperti Thailand, Vietnam, hingga Singapura mulai menyesuaikan harga BBM sejak pertengahan Maret. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kenaikan harga minyak mentah dunia.
Negara dengan mekanisme harga berbasis pasar seperti Thailand dan Vietnam mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama pada jenis solar yang sangat vital untuk sektor logistik dan industri.
Sementara itu, Malaysia masih mampu menjaga harga tetap rendah berkat subsidi energi yang besar. Berbeda dengan Singapura yang mencatat harga tertinggi di kawasan karena tidak menerapkan subsidi serta mengenakan pajak energi yang tinggi.
Baca Juga: Istana Tegaskan Harga BBM Belum Naik per 1 April 2026, Masyarakat Diminta Tenang
Harga BBM Indonesia Paling Murah?
Jika dibandingkan secara keseluruhan, rata-rata harga bensin di Asia Tenggara saat ini berada di kisaran Rp23.000 hingga Rp43.000 per liter. Angka tersebut jauh di atas harga BBM bersubsidi di Indonesia.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki bantalan ekonomi melalui kebijakan subsidi BBM. Meski harga BBM nonsubsidi ikut mengalami penyesuaian, kenaikannya relatif lebih terkendali dibanding negara lain.
Meski saat ini harga BBM di Indonesia masih tergolong lebih terjangkau, tantangan ke depan tidaklah ringan. Ketergantungan terhadap pasar global membuat harga energi tetap rentan terhadap fluktuasi.
Karena itu, kebijakan energi yang adaptif dan berkelanjutan menjadi kunci utama agar stabilitas harga tetap terjaga tanpa memberikan tekanan berlebih pada anggaran negara.
