"Oleh karena itulah, Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," ujar Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.
Masyarakat Diminta Tidak Resah
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegas Prasetyo.
Istana memastikan bahwa stok BBM dalam negeri berada dalam kondisi aman, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk melakukan pembelian berlebihan.
Baca Juga: Isu Pertamax Bakal Naik Jadi Rp17.850 per Liter, Fakta atau Hoax?
Isu Berasal dari Dokumen Tidak Resmi
Sebelumnya, beredar dokumen di media sosial yang memuat proyeksi kenaikan harga sejumlah BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite.
Menanggapi hal tersebut, pihak pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengingatkan publik agar tidak berspekulasi sebelum ada pengumuman resmi.
Dengan adanya klarifikasi ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
