Ribuan Orang Serbu Sembako Murah di Monas Jakarta

Sabtu 28 Mar 2026, 18:32 WIB
Warga menyerbu kawasan Monas untuk menukar kupon sembako gratis pada Sabtu, 28 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Warga menyerbu kawasan Monas untuk menukar kupon sembako gratis pada Sabtu, 28 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Masyarakat menyerbu kawasan Monas, Jakarta Pusat, hanya demi untuk mendatangi kegiatan pembagian sembako gratis dan pasar murah yang digelar pemerintah pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Pantauan di lokasi, ribuan orang dari berbagai wilayah berdatangan yang mayoritas merupakan rombongan atau kelompok. Pembagian sembako gratis dan pasar murah ini diserbu masyarakat karena menurut mereka hal ini sangat membantu, khususnya terhadap perekonomian yang sedang lesu.

Salah satu warga, Jamila, 46 tahun, ibu rumah tanggal asal Kelurahan Ujung Menteng, Jakarta Timur mengaku datang bersama rombongan yang masih tetangga.

"Awalnya dapat kupon dari Kelurahan untuk pembagian sembako, ya udah karena ibu-ibu kalau ada beginian kan pada seneng," kata Jamila kepada Poskota.

Baca Juga: Viral Dugaan Buang Sampah ke Sungai, DLH DKI Tutup Permanen Emplasemen TPU Tanah Kusir

Jamila mengaku senang ketika mendapatkan kupon yang bisa ditukar dengan sembako. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dirinya yang merupakan ibu rumah tangga. Terik matahari serta antrean yang terlihat sangat panjang tidak nenyurutkan Jamila untuk mendapatkan sembako serta mendatangi pasar murah yang digelar di kawasan Monas ini.

"Kalau saya sih merasa terbantu ya, karena kan ekonomi lagi susah juga. Ke sini juga sekalian jalan-jalan lah," ungkapnya.

Bahkan Jamila berharap kegiatan seperti ini dapat intens dilakukan yang menyasar kepada kalangan tidak mampu. Sebab menurut dia hal ini sangat membantu dari sisi ekonomi.

"Kalau bisa kegiatan kayak gini rutin, sebulan sekali, jadi masyarakat kayak kita gini merasa terbantu," tuturnya.

Baca Juga: Pramono Prediksi 12 Ribu Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran 2026

Namun, pandangan berbeda justru dirasakan oleh Amelia, 29 tahun, seorang wanita karir yang berprofesi sebagai konten kreator dan bekerjan di rumah produksi.


Berita Terkait


News Update