POSKOTA.CO.ID - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Vidi Aldiano. Di tengah suasana kehilangan, terungkap sebuah rencana besar yang sempat dipersiapkan sang penyanyi sebelum berpulang menunaikan ibadah haji pada tahun ini.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh ayah Vidi, Harry Kiss, yang menyebut bahwa seluruh persiapan penting hampir rampung. Bahkan, dokumen keberangkatan seperti visa haji telah resmi diterbitkan.
“Kalau Vidi sendiri itu sebetulnya visa hajinya sudah keluar. Iya, harusnya tahun ini berangkat,” ujar Harry Kiss dalam keterangannya.
Rencana ini menjadi bukti keseriusan Vidi dalam menjalankan salah satu rukun Islam tersebut. Keinginan untuk beribadah ke Tanah Suci menjadi salah satu impian spiritual yang hampir terwujud.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Cair Awal April 2026, Ini Rincian Nominal Tiap Golongan
Keluarga Lanjutkan dengan Badal Haji
Sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mewujudkan niat mulia sang anak, keluarga memutuskan untuk melaksanakan badal haji atas nama Vidi Aldiano. Badal haji merupakan ibadah haji yang diwakilkan kepada orang lain, biasanya bagi mereka yang telah meninggal dunia atau tidak mampu secara fisik.
Menurut Harry Kiss, proses tersebut telah diurus oleh sang ibu.
“Udah diituin sama Bu Besba. Haji apa namanya itu? Badal ya, badal haji,” ungkapnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk cinta keluarga sekaligus memastikan bahwa niat ibadah Vidi tetap terlaksana, meski dirinya telah tiada.
Barang Peninggalan Disumbangkan ke Panti Asuhan
Selain melanjutkan rencana ibadah haji, keluarga juga perlahan menata kembali barang-barang peninggalan Vidi Aldiano. Dalam proses tersebut, sebagian besar barang milik sang penyanyi disumbangkan ke sejumlah panti asuhan.
Baca Juga: Hendrik Irawan Minta Maaf usai Video Joget Viral, Akui Dapur SPPG Rp3,5 Miliar Belum Balik Modal
“Disumbangkan ke panti asuhan, hampir semuanya. Tidak satu panti asuhan saja,” kata Harry Kiss.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari proses mengikhlaskan kepergian sekaligus berbagi manfaat kepada sesama. Keluarga berharap, barang-barang tersebut dapat menjadi ladang kebaikan yang terus mengalir.
Meski begitu, ada beberapa barang pribadi yang tetap disimpan oleh keluarga, terutama pakaian yang masih bisa digunakan oleh sang ayah.
“Banyak yang terakhir-terakhir kan dia bajunya oversize. Kalau yang oversize saya bisa pakai,” ujarnya.
Kepergian Vidi Aldiano memang meninggalkan luka mendalam, namun nilai-nilai kebaikan yang ia tinggalkan terus hidup melalui keluarga dan orang-orang terdekatnya.
Dari rencana ibadah haji hingga aksi berbagi kepada sesama, kisah ini menjadi pengingat bahwa niat baik akan selalu menemukan jalannya.