Dengan demikian Idul Fitri 1447 hijriah pemerintah berbeda dengan Muhammadiyah yang sebelumnya telah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.
Sementara itu, ahli astronomi dari Planetarium Observatorium Jakarta, Cecep Nurwendaya, sebelumnya menjelaskan bahwa secara perhitungan, hilal memang belum memenuhi kriteria MABIMS di seluruh wilayah Indonesia.
Meski ada beberapa wilayah yang secara teknis mendekati kriteria, kondisi hilal masih sangat tipis sehingga sulit untuk diamati.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Volume Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Naik 3,34 Persen
“Kalau digabungkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak memenuhi kriteria awal bulan Qomariyah MABIMS,” bebernya dalam seminar pra-sidang isbat. (man)
