Ramadhan Hampir Usai, Sudahkah Kita Meninggalkan Jejak Amal yang Bermakna?

Rabu 18 Mar 2026, 11:49 WIB
Ilustrasi seorang Muslim di bulan Ramadhan yang sedang berdoa (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi seorang Muslim di bulan Ramadhan yang sedang berdoa (Sumber: Pinterest)

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat diatas memiliki makna bahwa tujuan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, tetapi membentuk pribadi yang bertakwa.

2. Ciri Ramadhan Berbekas dalam Hidup

Jika Ramadhan meninggalkan jejak, maka setelah Ramadhan: sholat tetap terjaga, Al-Qur’an tetap dibaca, sedekah tetap berjalan, dan akhlak menjadi lebih baik.

Rasulullah Saw bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Artinya: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Contoh Nyata / kontribusi yang bermanfaat kepada masyarakat

Kita sering melihat dua keadaan setelah Ramadhan. Pertama, orang yang Ramadhannya berbekas. Selama Ramadhan ia rajin ke masjid. Dan setelah Ramadhan: semakin lebih baik shalatnya, semakin nyaman membaca Al-Qur’an, semakin baik akhlaknya.

Artinya ia meninggalkan jejak di bulan Ramadhan dalam hidupnya.

Kedua, orang yang Ramadhannya tanpa jejak (tak berbekas).

Selama Ramadhan rajin tarawih. Tetapi setelah Ramadhan: ia menjadikan shalat hanya sebagai pengingat waktu saja,


Berita Terkait


News Update