POSKOTA.CO.ID - Mudik menggunakan mobil pribadi menjadi pilihan banyak masyarakat karena dinilai lebih fleksibel dan nyaman. Namun di tengah perjalanan panjang serta kondisi lalu lintas yang padat, ada risiko yang perlu diwaspadai, yaitu mesin mobil mengalami overheat atau panas berlebih.
Kondisi ini biasanya terjadi saat kendaraan terjebak kemacetan dalam waktu lama. Mesin yang terus menyala untuk merayap di jalan dapat menyebabkan suhu meningkat secara signifikan.
Diperkirakan, arus mudik Lebaran setiap tahun selalu dipadati jutaan pemudik. Banyaknya kendaraan di jalan membuat potensi kemacetan semakin tinggi, sehingga risiko mesin mobil mengalami panas berlebih pun meningkat.
Meski demikian, pengemudi tidak perlu langsung panik jika mobil tiba-tiba overheat. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.
Baca Juga: Wuling Serahkan Mobil Listrik Mitra EV untuk Ambulans dan Mobil Jenazah di Jakarta
Cara Mudah Mengatasi Mobil Overheat Saat Mudik

Berikut adalah tips dan trik apabila terjadi overheat pada mobil Anda:
- Tetap Tenang dan Matikan AC
Saat indikator suhu mesin menunjukkan tanda overheat, hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang. Segera matikan AC mobil untuk mengurangi beban kerja mesin.
AC yang tetap menyala akan membuat mesin bekerja lebih berat, sehingga suhu dapat semakin meningkat.
- Menepi dan Matikan Mesin
Langkah selanjutnya adalah menepi ke tempat yang aman di pinggir jalan. Setelah itu, matikan mesin mobil dan buka kap mesin agar panas yang terperangkap bisa keluar.
Baca Juga: 7 Tips Hemat BBM saat Mudik Lebaran, Ternyata Ini Rahasianya!
Biarkan mesin beristirahat beberapa saat hingga suhunya berangsur turun.
- Periksa Radiator Setelah Mesin Dingin
Setelah mesin benar-benar dingin, pengemudi bisa memeriksa kondisi radiator. Namun penting untuk diingat, jangan membuka tutup radiator saat masih panas, karena cairan bertekanan tinggi dapat menyembur keluar dan berisiko melukai.
Periksa apakah cairan radiator masih cukup atau sudah berkurang.
- Tambahkan Cairan Radiator Jika Berkurang
Jika volume cairan pendingin berkurang, segera tambahkan air radiator atau coolant secukupnya. Selain itu, perhatikan apakah ada tanda kebocoran pada sistem pendingin.
Kebocoran dapat terlihat dari rembesan cairan di sekitar radiator atau komponen mesin lainnya.
- Segera Cari Bengkel Terdekat
Apabila ditemukan kebocoran atau masalah pada sistem pendingin, sebaiknya jangan memaksakan perjalanan jauh. Jalankan mobil secara perlahan untuk menuju bengkel terdekat agar kerusakan dapat ditangani oleh teknisi profesional.
Baca Juga: Tips Mudik Aman dengan Mobil Listrik, Perhatikan Persiapan Kendaraan hingga Pengisian Daya
Pada dasarnya, risiko mobil overheat saat mudik bisa diminimalkan dengan melakukan pengecekan kendaraan sebelum perjalanan. Pastikan kondisi radiator, cairan pendingin, serta sistem mesin dalam keadaan baik.
Jika tidak sempat melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum mudik, sebaiknya tidak mengambil risiko. Perawatan kendaraan yang optimal akan membantu perjalanan tetap aman, nyaman, dan bebas dari gangguan teknis di tengah jalan.
