Setelah mesin benar-benar dingin, pengemudi bisa memeriksa kondisi radiator. Namun penting untuk diingat, jangan membuka tutup radiator saat masih panas, karena cairan bertekanan tinggi dapat menyembur keluar dan berisiko melukai.
Periksa apakah cairan radiator masih cukup atau sudah berkurang.
- Tambahkan Cairan Radiator Jika Berkurang
Jika volume cairan pendingin berkurang, segera tambahkan air radiator atau coolant secukupnya. Selain itu, perhatikan apakah ada tanda kebocoran pada sistem pendingin.
Kebocoran dapat terlihat dari rembesan cairan di sekitar radiator atau komponen mesin lainnya.
- Segera Cari Bengkel Terdekat
Apabila ditemukan kebocoran atau masalah pada sistem pendingin, sebaiknya jangan memaksakan perjalanan jauh. Jalankan mobil secara perlahan untuk menuju bengkel terdekat agar kerusakan dapat ditangani oleh teknisi profesional.
Baca Juga: Tips Mudik Aman dengan Mobil Listrik, Perhatikan Persiapan Kendaraan hingga Pengisian Daya
Pada dasarnya, risiko mobil overheat saat mudik bisa diminimalkan dengan melakukan pengecekan kendaraan sebelum perjalanan. Pastikan kondisi radiator, cairan pendingin, serta sistem mesin dalam keadaan baik.
Jika tidak sempat melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum mudik, sebaiknya tidak mengambil risiko. Perawatan kendaraan yang optimal akan membantu perjalanan tetap aman, nyaman, dan bebas dari gangguan teknis di tengah jalan.
