Mengapa Lailatul Qadar Dirahasiakan? Ini Penjelasan Ulama dan Hikmahnya

Senin 16 Mar 2026, 12:30 WIB
Ilustrasi. Mengapa malam Lailatul Qadar dirahasiakan? Para ulama menjelaskan hikmah besar di balik kerahasiaan malam tersebut. (Sumber: Pexels/Ayna)

Ilustrasi. Mengapa malam Lailatul Qadar dirahasiakan? Para ulama menjelaskan hikmah besar di balik kerahasiaan malam tersebut. (Sumber: Pexels/Ayna)

وَقِيلَ: أَخْفَى اللَّهُ تَعَالَى هَذِهِ السَّاعَةَ لِيَجْتَهِدَ عِبَادُهُ فِي دُعَائِهِ فِي جَمِيعِ الْيَوْمِ طَلَبًا لَهَا، كَمَا أَخْفَى لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي لَيَالِي رَمَضَانَ

“Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa Allah Ta’ala menyembunyikan (waktu mustajab di hari Jumat) agar para hamba-Nya bersungguh-sungguh berdoa sepanjang hari untuk mencarinya, sebagaimana Allah menyembunyikan malam Lailatul Qadar di antara malam-malam bulan Ramadhan.” (Al-Mughni [Kairo: Maktabah al-Qahirah], vol. 2, h. 263)

Baca Juga: Bolehkah Zakat Diberikan kepada Saudara Sendiri? Ini Penjelasan Buya Yahya

Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Syekh Ibn Hajar al-Asqalani (wafat 852 H). Menurutnya, kerahasiaan waktu Lailatul Qadar bertujuan agar manusia terus berusaha mencarinya dengan memperbanyak ibadah.

Jika malam tersebut diketahui secara pasti, maka dikhawatirkan sebagian orang hanya akan beribadah pada malam itu saja.

قَالَ الْعُلَمَاءُ: الْحِكْمَةُ فِي إِخْفَاءِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ لِيَحْصُلَ الِاجْتِهَادُ فِي الْتِمَاسِهَا، بِخِلَافِ مَا لَوْ عُيِّنَتْ لَهَا لَيْلَةٌ لَاقْتُصِرَ عَلَيْهَا كَمَا تَقَدَّمَ نَحْوُهُ فِي سَاعَةِ الْجُمُعَةِ

“Para ulama berkata: hikmah disembunyikannya malam Lailatul Qadar adalah agar manusia bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Berbeda halnya jika malam tersebut ditentukan secara pasti, maka orang-orang akan mencukupkan diri hanya pada malam itu saja, sebagaimana telah disebutkan hal yang serupa mengenai waktu mustajab pada hari Jumat.” (Fath al-Bari Syarh Shahih al-Bukhari [Mesir: al-Maktabah as-Salafiyah], vol. 4, h. 266)

Baca Juga: 5 Keutamaan Bayar Zakat Fitrah yang Harus Diketahui Umat Islam Saat Bulan Ramadhan

Pada akhirnya, para ulama menegaskan bahwa dirahasiakannya waktu pasti Lailatul Qadar bukanlah tanpa tujuan. Di baliknya terdapat hikmah yang sangat dalam agar umat Islam tidak hanya beribadah pada satu malam tertentu saja.

Sebaliknya, umat Islam didorong untuk bersungguh-sungguh menghidupkan seluruh malam pada sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan berbagai bentuk ibadah, mulai dari shalat malam, membaca Alquran, berzikir, hingga memperbanyak doa.

Kerahasiaan ini juga menjadi pelajaran spiritual bagi setiap mukmin agar selalu menjaga kesungguhan dalam beribadah serta tidak merasa cukup dengan amal yang sedikit.

Sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW, setiap malam pada sepuluh hari terakhir Ramadhan memiliki peluang besar menjadi malam penuh keberkahan bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh mencarinya. Wallāhu a‘lam bis ṣhawāb.


Berita Terkait


News Update