Setahun kemudian, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 13.600 unit pada mudik 2025. Kenaikan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik untuk mendukung perjalanan lintas kota bersama keluarga.
Selain faktor teknologi kendaraan, meningkatnya jaringan pengisian daya dan layanan pendukung juga menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan EV untuk perjalanan jarak jauh.
Efisiensi Biaya Jadi Salah Satu Pertimbangan

Penggunaan kendaraan listrik dinilai memiliki potensi efisiensi biaya yang cukup kompetitif dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.
Berdasarkan perhitungan internal untuk perjalanan Jakarta–Surabaya dengan jarak sekitar 800 kilometer, penggunaan EV disebut dapat memberikan potensi penghematan biaya lebih dari 40 persen dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine / ICE) dengan konsumsi bahan bakar rata-rata di kelasnya.
Efisiensi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif untuk perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Mazda Bagikan Tips Persiapan Mobil untuk Perjalanan Jauh
BYD Siapkan Layanan Khusus Mudik EV
Untuk mendukung perjalanan pengguna kendaraan listrik saat mudik, BYD menghadirkan program layanan bertajuk Journey with Confidence. Program ini mencakup berbagai dukungan layanan, mulai dari pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan, dukungan teknis selama periode mudik, hingga pemeriksaan kendaraan setelah perjalanan selesai.
“Kami melihat semakin banyak pengguna yang kini menjadikan EV sebagai pilihan cerdas untuk perjalanan mudik lintas kota. Namun, di balik keputusan tersebut, kesiapan ekosistem tetap menjadi faktor penting untuk memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pengguna,” ujar Luther.
Layanan General Safety Check untuk Pengguna EV
Sebagai bagian dari program tersebut, BYD menyediakan layanan General Safety Check yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengguna kendaraan BYD di Indonesia. Pemeriksaan ini meliputi beberapa aspek penting kendaraan, antara lain:
- Vehicle health status check
- Pemeriksaan kekencangan baut kendaraan
- Pengecekan level cairan kendaraan
- Pemeriksaan fitur keselamatan
Program ini tersedia di seluruh jaringan dealer resmi BYD selama periode 20 Februari hingga 20 April 2026.
Posko Mudik dan Dealer Siaga
Selain pemeriksaan kendaraan, BYD juga menyiapkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis sepanjang jalur Tol Trans Jawa. Posko ini menyediakan berbagai layanan seperti pemeriksaan kendaraan ringan, konsultasi teknis, serta informasi mengenai jaringan pengisian daya kendaraan listrik di sepanjang jalur perjalanan.
Untuk arus mudik, posko beroperasi pada 13-20 Maret 2026, sementara untuk arus balik berlangsung pada 21-25 Maret 2026. Di samping itu, perusahaan juga menyiapkan 21 dealer siaga yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan tetap beroperasi selama periode libur Lebaran pada 19-23 Maret 2026.
