POSKOTA.CO.ID - Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, tradisi mudik mulai dilakukan oleh masyarakat yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.
Aktivitas perjalanan diperkirakan meningkat signifikan karena tahun ini momen Lebaran berdekatan dengan Hari Nyepi, sehingga masyarakat mendapatkan libur panjang.
Kondisi tersebut membuat potensi lonjakan kendaraan di berbagai jalur mudik semakin tinggi, terutama di jalan tol dan jalur arteri utama menuju berbagai daerah.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pun telah memprediksi waktu terjadinya puncak arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Baca Juga: Komnas HAM Kecam Serangan Air Keras terhadap Wakil Koordinator KontraS
Puncak Arus Mudik Terbagi Dua Gelombang

Menurut prediksi BPJT, puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang utama.
Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14 hingga 15 Maret 2026.
Pada periode ini, jumlah kendaraan yang keluar dari kota-kota besar diperkirakan meningkat tajam karena banyak masyarakat mulai memanfaatkan awal masa libur.
Sementara itu, gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, yang diprediksi menjadi salah satu hari dengan kepadatan lalu lintas tinggi di sejumlah ruas tol utama.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Bareng Keluarga Saat Libur Lebaran 2026, Cek Rekomendasinya
Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Selain arus mudik, BPJT juga memperkirakan puncak arus balik setelah libur Lebaran selesai.
