Warga Keluhkan Panas Terik di Tengah Puasa, Antisipasi Pakai Sunscreen hingga Topi

Sabtu 14 Mar 2026, 22:17 WIB
Seorang warga melindungi dirinya dari panas matahari dengan mengenakan jaket dan topi sinar matahari, Sabtu, 14 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Seorang warga melindungi dirinya dari panas matahari dengan mengenakan jaket dan topi sinar matahari, Sabtu, 14 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah warga Jakarta mengeluhkan cuaca panas yang terasa semakin terik dalam beberapa hari terakhir.

Salah seorang warga, Brigita 26 tahun, merasakan perubahan cuaca yang cenderung lebih panas dan kering.

Kondisi ini cukup menjadi tantangan tersendiri, karena harus tetap beraktivitas di luar ruangan saat berpuasa.

“Iya, karena memang sudah memasuki musim kemarau ya,” kata Brigita kepada Poskota, Sabtu, 14 Maret 2026.

Baca Juga: Pendidikan Abu Janda Disorot usai Debat Panas di Talkshow, Ini Perbandingannya dengan Ikrar Nusa Bhakti

Ia mengatakan, panas terik cukup menguras energi. Udara juga terasa leih kering hingga mengakibatkan tubuh lebih cepat lelah.

“Dari kemarin cukup kekuras tenaga karena emang rasanya panas terik dan udaranya kering. Apalagi ini masih bulan puasa jadi cukup jadi cobaan di bulan puasa ini,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi dampak panas, Brigita menyiapkan berbagai perlindungan diri agar tetap nyaman beraktivitas.

“Pastinya pakai pelindung kulit seperti sunscreen dan baju lengan panjang. Pakai payung atau topi, apalagi saya juga kebetulan bekerja di luar ruangan, jadi harus prepare. Sedia kipas juga,” tuturnya.

Baca Juga: Perang AS-Israel vs Iran Masih Panas, Panglima Instruksikan TNI Siaga 1

Hal serupa juga dirasakan Ucok, 28 tahun. Ia mengatakan, terbebani dengan suhu panas ketika bulan Ramadhan.

“Iya ngerasa panas banget hari ini. Dari kemarin sih sudah ngerasa panas, mana lagi puasa bikin tambah haus,” ujar dia.

Ucok menerangkan, kondisi panas tersebut membuat tubuh lebih mudah lemas dan bahkan terkadang menimbulkan rasa pusing saat beraktivitas.

“Kalau misal dampaknya ya bikin tambah lemes kan lagi puasa juga, tambah haus gitu, pusing juga,” tutur dia.

Untuk mengurangi dampak panas saat beraktivitas di luar ruangan, ia mengaku berusaha melindungi diri dengan perlengkapan sederhana seperti topi dan jaket.

“Kalau antisipasi paling kayak gini pakai topi, jaket gitu, biar nggak terlalu kerasa banget panasnya,” pungkasnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update