Jelang Puncak Arus Mudik, Volume Penumpang Kereta Api di Daop 1 Jakarta Meningkat

Sabtu 14 Mar 2026, 16:06 WIB
Kepadatan penumpang di Pasar Senen pada saat arus mudik lebaran, Sabtu, 14 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Kepadatan penumpang di Pasar Senen pada saat arus mudik lebaran, Sabtu, 14 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

PASAR SENEN, POSKOTA.CO.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat peningkatan jumlah penumpang kereta api jarak jauh menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 1 April 2026, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta menunjukkan tren kenaikan setiap harinya.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pada 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 29.824 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta, sementara jumlah kedatangan mencapai 16.514 pelanggan. Angka tersebut meningkat pada 12 Maret dengan volume keberangkatan 40.178 pelanggan dan kedatangan 22.092 pelanggan.

“Secara kumulatif selama periode 11 hingga 14 Maret 2026, volume pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 166.821 pelanggan, sedangkan jumlah pelanggan yang tiba mencapai 88.325 pelanggan,” ujar Franoto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Baca Juga: Cadangan Daya 5,4 GW, PLN UID Jakarta Raya Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Lebaran

Peningkatan kembali terjadi pada 13 Maret dengan jumlah keberangkatan mencapai 46.834 pelanggan dan kedatangan sebanyak 23.549 pelanggan. Sementara hingga siang hari pada 14 Maret 2026, data sementara menunjukkan jumlah keberangkatan mencapai 49.895 pelanggan dengan kedatangan 30.841 pelanggan.

Franoto menjelaskan, pada 14 Maret keberangkatan penumpang terbanyak tercatat dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 18.171 pelanggan, diikuti Stasiun Gambir dengan 17.176 pelanggan serta Stasiun Bekasi sebanyak 6.317 pelanggan.

Selain itu, keberangkatan juga tercatat dari Stasiun Cikarang sebanyak 3.733 pelanggan, Stasiun Jatinegara 2.512 pelanggan, Stasiun Cikampek 1.160 pelanggan, serta Stasiun Karawang sebanyak 916 pelanggan.

“Pada periode 15 hingga 20 Maret, ketersediaan tempat duduk rata-rata tersisa di bawah 1.000 kursi per hari, sehingga tanggal-tanggal tersebut sudah mendekati kondisi fully booked,” jelas Franoto.

Baca Juga: Omset Pedagang Pakaian di Pasar Tanah Abang Menurun Dibanding Lebaran Tahun Lalu

Secara keseluruhan selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan kapasitas sebanyak 1.076.196 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh. Hingga saat ini, sebanyak 698.021 tiket telah terjual atau dipesan masyarakat dengan tingkat keterisian sementara sekitar 65 persen.

“Pada periode 15 hingga 20 Maret, penjualan tiket menjadi yang tertinggi dengan total mencapai 451.219 tiket,” kata Franoto.

Meski demikian, KAI memastikan masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket perjalanan kereta api pada periode setelahnya. Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi berupa potongan tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. 

“Untuk keberangkatan pada periode 21 Maret hingga 1 April 2026, masih tersedia sekitar 359.025 tempat duduk yang dapat dipesan oleh masyarakat,” ucap Franoto.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Belasan Bangunan di Bintaro Pesanggrahan

Secara nasional program tersebut menyediakan sekitar 1,2 juta kursi, sementara di wilayah Daop 1 Jakarta tersedia sekitar 329 ribu kursi dengan sisa sekitar 67 ribu kursi yang masih dapat dimanfaatkan masyarakat. Selama masa Angkutan Lebaran, Daop 1 Jakarta setiap hari mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler. 

Selain itu, kata Franoto, terdapat tambahan perjalanan kereta api Lebaran sebanyak 12 perjalanan dari Stasiun Gambir, tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen, serta empat perjalanan kereta api program Motor Gratis. Ia mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket agar datang lebih awal ke stasiun dan memperhatikan jadwal keberangkatan.

"Itu untuk memastikan perjalanan berjalan aman, nyaman, dan lancar selama masa Angkutan Lebaran,” ucap Franoto.

Beberapa tanggal dengan penjualan tertinggi:

  • Tanggal 15 Maret sebanyak 51.044 tiket
  • Tanggal 18 Maret sebanyak 49.663 tiket
  • Tanggal 19 Maret sebanyak 49.023 tiket
  • Tanggal 16 Maret sebanyak 48.669 tiket
  • Tanggal 17 Maret sebanyak 47.275 tiket. (man)

Berita Terkait


News Update