POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang ustadz inisial SAM tengah menjadi perbincangan luas di media sosial.
Isu ini menarik perhatian publik setelah muncul laporan dari sejumlah korban yang menyebut adanya tindakan tidak pantas yang diduga dilakukan oleh sosok ustadz tersebut.
Perkara ini semakin ramai dibicarakan setelah kuasa hukum korban membeberkan beberapa informasi terkait kronologi laporan serta petunjuk mengenai sosok terlapor. Sejak saat itu, berbagai spekulasi mulai bermunculan di internet mengenai identitas pendakwah berinisial SAM.
Di sisi lain, banyak warganet berusaha mencari tahu ciri-ciri ustadz dengan inisial tersebut. Namun hingga kini pihak kepolisian belum mengumumkan identitas resmi terlapor karena proses penyelidikan masih berlangsung di Bareskrim Polri.
Laporan Dugaan Pelecehan Sudah Masuk Tahap Penyidikan
Kasus ini bermula dari laporan beberapa korban yang mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual oleh seorang ustadz berinisial SAM. Laporan tersebut kini diketahui sedang ditangani oleh penyidik Bareskrim Polri.
Kuasa hukum korban, Beny Jehadu, menyampaikan bahwa laporan tersebut sebenarnya telah diajukan beberapa bulan sebelumnya. Ia menyebut proses hukum kini terus berjalan dan telah memasuki tahap penyidikan.
Menurutnya, tim hukum korban juga mengapresiasi perkembangan penanganan laporan yang telah berlangsung selama kurang lebih lima bulan.
Selain itu, sejumlah barang bukti juga telah diserahkan kepada penyidik untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang dilakukan.
Baca Juga: Aldis Burger Cempaka Putih Viral, Milik Siapa? Ini Pilihan Menu dan Harganya
Lima Santri Disebut Menjadi Korban
Tim kuasa hukum mengungkapkan bahwa terdapat lima korban dalam kasus ini. Mereka disebut merupakan santri laki-laki yang masih berusia di bawah umur ketika dugaan peristiwa terjadi. Kelima korban tersebut memiliki inisial IM, RAP, AYM, MIM, dan AR. Peristiwa yang dilaporkan juga disebut tidak terjadi dalam satu waktu saja.
