Cara Menghidupkan Malam Lailatul Qadar: Sholat Sunnah, Doa Mustajab, dan Keutamaannya

Jumat 13 Mar 2026, 04:10 WIB
Ilustrasi. Cara menghidupkan malam Lailatul Qadar. (Sumber: Poskota/AI Generated)

Ilustrasi. Cara menghidupkan malam Lailatul Qadar. (Sumber: Poskota/AI Generated)

POSKOTA.CO.ID - Ramadan selalu menghadirkan satu malam yang sangat istimewa bagi umat Islam, yaitu malam Lailatul Qadar. Malam ini dikenal sebagai malam yang memiliki nilai ibadah lebih baik daripada seribu bulan.

Banyak umat Muslim menantikan datangnya malam penuh kemuliaan tersebut. Namun, tidak sedikit pula yang masih bertanya-tanya tentang cara mengoptimalkan ibadah di malam yang sangat mulia ini.

Ketika Lailatul Qadar tiba, suasana ibadah biasanya terasa lebih khusyuk. Masjid menjadi lebih ramai, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar sepanjang malam, dan umat Islam memperbanyak doa dengan penuh harap akan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.

Dilansir dari laman resmi rumah zakat pada Kamis, 12 Maret 2026. Berikut informasinya.

Baca Juga: Maksiat di Malam Lailatul Qadar, Apakah Dosanya Setara Seribu Bulan? Ini Kata Buya Yahya

Keistimewaan malam ini bahkan disebutkan secara langsung dalam Al-Qur’an:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Karena keutamaannya yang luar biasa, para ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah seperti sholat sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan memanjatkan doa pada malam tersebut.

Keutamaan Sholat di Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi. Malam Lailatul Qadar. (Sumber: Freepik)

Malam Lailatul Qadar sering digambarkan para ulama sebagai kesempatan spiritual yang sangat berharga dalam kehidupan seorang Muslim.

Berikut beberapa keutamaan yang sering dijelaskan dalam berbagai kajian Islam.

  1. Pahala Setara Ibadah Lebih dari 83 Tahun

Setiap amal yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala yang setara dengan ibadah selama lebih dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Karena itu, malam ini disebut sebagai kesempatan emas untuk memperbanyak amal kebaikan.

  1. Mendapat Pengampunan Dosa

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Amalan Utama Rasulullah SAW di 10 Hari Terakhir Ramadhan: I’tikaf, Qiyamul Lail hingga Sedekah

Hadis tersebut menunjukkan bahwa ibadah di malam ini menjadi peluang besar bagi seorang Muslim untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT.

  1. Turunnya Malaikat Membawa Rahmat

Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi hingga terbit fajar. Malam tersebut dipenuhi dengan ketenangan, keberkahan, dan rahmat dari Allah SWT sehingga doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Waktu Pelaksanaan Sholat Lailatul Qadar

Secara pasti, waktu terjadinya Lailatul Qadar tidak disebutkan secara jelas. Namun, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.

Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Beberapa malam yang sering disebut berpotensi menjadi Lailatul Qadar adalah malam ganjil, yaitu tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.

Dari Maghrib hingga Subuh

Ibadah dapat dilakukan sepanjang malam, mulai dari setelah Maghrib hingga menjelang Subuh. Namun banyak ulama menyebut sepertiga malam terakhir sebagai waktu paling utama untuk memperbanyak doa dan ibadah.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf Bulan Ramadhan di Jakarta

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Beberapa riwayat menyebutkan tanda-tanda yang sering dikaitkan dengan malam Lailatul Qadar, salah satunya adalah matahari yang terbit dengan cahaya lembut tanpa sinar yang menyilaukan.

Meski demikian, tanda tersebut tidak selalu terlihat. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk menghidupkan seluruh malam ganjil agar peluang mendapatkan Lailatul Qadar semakin besar.

Niat Sholat Lailatul Qadar

Sholat pada malam Lailatul Qadar termasuk dalam kategori sholat sunnah malam. Niatnya dilakukan di dalam hati sebagaimana sholat sunnah lainnya.

Contoh lafaz niat yang sering digunakan adalah:

“Nawaitu shalata sunnatan lailatul qadri lillahi ta’ala.”

Artinya:

“Aku niat sholat sunnah Lailatul Qadar karena Allah Ta’ala.”

Sebagian ulama menganjurkan sholat dilakukan dua rakaat satu salam seperti sholat sunnah pada umumnya. Jumlah rakaat dapat dilakukan sesuai kemampuan, misalnya enam hingga dua belas rakaat.

Yang paling utama bukanlah jumlah rakaatnya, tetapi keikhlasan dan kekhusyukan dalam beribadah.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar

Secara umum, tata cara sholat Lailatul Qadar tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya.

Berikut langkah-langkah yang sering dianjurkan.

  1. Sholat Dua Rakaat dengan Satu Salam

Sholat dilakukan dua rakaat kemudian diakhiri salam. Ibadah ini bisa diulang beberapa kali sesuai kemampuan.

  1. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Setelah membaca Al-Fatihah, dapat dilanjutkan dengan surat pendek. Sebagian ulama menganjurkan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali pada setiap rakaat.

  1. Memperpanjang Ruku dan Sujud

Pada malam Lailatul Qadar dianjurkan memperpanjang ruku dan sujud. Waktu sujud menjadi momen yang sangat baik untuk memperbanyak doa.

  1. Beristirahat Sejenak

Setelah dua rakaat dan salam, seseorang dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan rakaat berikutnya.

Sholat ini bisa dilakukan secara sendiri di rumah atau berjamaah di masjid, tergantung kondisi masing-masing.

Bacaan Doa Setelah Sholat Lailatul Qadar

Salah satu doa yang paling terkenal pada malam Lailatul Qadar diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA.

Ketika Aisyah bertanya doa yang sebaiknya dibaca pada malam tersebut, Rasulullah SAW menjawab:

Doa Utama

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi)

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca berulang kali sepanjang malam.

Dzikir Tambahan

Selain doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir seperti:

  • Subhanallah
  • Alhamdulillah
  • Allahu Akbar
  • Membaca Ayat Kursi
  • Membaca Al-Qur’an

Tips Memaksimalkan Ibadah di Malam Ganjil

Agar ibadah di malam Lailatul Qadar lebih fokus dan bermakna, ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan para ulama dan orang-orang saleh.

Menjaga Wudhu

Memperbarui wudhu dapat membantu menjaga kesucian sekaligus membuat tubuh terasa lebih segar saat beribadah.

Menghindari Gangguan Gadget

Sebagian orang memilih menonaktifkan ponsel atau mengaktifkan mode pesawat agar ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk.

Mengajak Keluarga Beribadah

Menghidupkan malam Lailatul Qadar bersama keluarga, seperti sholat berjamaah atau membaca Al-Qur’an bersama, dapat menciptakan suasana spiritual yang lebih hangat.

Memperbanyak Sedekah

Selain ibadah pribadi, berbagi kepada sesama seperti bersedekah atau membantu orang yang membutuhkan juga menjadi amal yang sangat dianjurkan.

Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa dalam Islam karena nilai ibadahnya lebih baik daripada seribu bulan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak sholat, dzikir, doa, dan membaca Al-Qur’an.

Dengan memahami niat, tata cara pelaksanaan, serta doa yang dianjurkan, setiap Muslim memiliki peluang lebih besar untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah yang penuh kekhusyukan dan harapan akan rahmat Allah SWT.


Berita Terkait


News Update