Contoh lafaz niat yang sering digunakan adalah:
“Nawaitu shalata sunnatan lailatul qadri lillahi ta’ala.”
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah Lailatul Qadar karena Allah Ta’ala.”
Sebagian ulama menganjurkan sholat dilakukan dua rakaat satu salam seperti sholat sunnah pada umumnya. Jumlah rakaat dapat dilakukan sesuai kemampuan, misalnya enam hingga dua belas rakaat.
Yang paling utama bukanlah jumlah rakaatnya, tetapi keikhlasan dan kekhusyukan dalam beribadah.
Tata Cara Sholat Lailatul Qadar
Secara umum, tata cara sholat Lailatul Qadar tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya.
Berikut langkah-langkah yang sering dianjurkan.
- Sholat Dua Rakaat dengan Satu Salam
Sholat dilakukan dua rakaat kemudian diakhiri salam. Ibadah ini bisa diulang beberapa kali sesuai kemampuan.
- Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek
Setelah membaca Al-Fatihah, dapat dilanjutkan dengan surat pendek. Sebagian ulama menganjurkan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali pada setiap rakaat.
- Memperpanjang Ruku dan Sujud
Pada malam Lailatul Qadar dianjurkan memperpanjang ruku dan sujud. Waktu sujud menjadi momen yang sangat baik untuk memperbanyak doa.
- Beristirahat Sejenak
Setelah dua rakaat dan salam, seseorang dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan rakaat berikutnya.
