Hanzalah bin Abi Amir dikenal dengan julukan Ghasilul Malaikah, yang berarti “orang yang dimandikan oleh para malaikat”.
Julukan ini muncul karena Rasulullah SAW mengabarkan bahwa setelah wafat, jasad Hanzalah dimandikan oleh para malaikat sebagai bentuk kemuliaan yang Allah berikan kepadanya.
Kisahnya sangat menyentuh karena terjadi tak lama setelah ia menikah. Sehari setelah pernikahannya, Hanzalah mendengar panggilan untuk berperang bersama Rasulullah.
Tanpa ragu, ia meninggalkan kehidupan barunya demi memenuhi panggilan jihad di jalan Allah. Dalam pertempuran tersebut, ia gugur sebagai syahid.
Pengorbanannya menjadi teladan tentang keikhlasan dan kecintaan seorang Muslim kepada Allah dan Rasul-Nya, bahkan melebihi kepentingan pribadinya.
