Ia pernah dipukul, diseret di atas batu panas, hingga tubuhnya dibakar. Meski mengalami penderitaan luar biasa, Khabbab tetap teguh mempertahankan keimanannya kepada Allah dan Rasul-Nya.
Selain dikenal sabar menghadapi ujian, Khabbab juga berperan sebagai pengajar Alquran pada masa awal Islam. Bahkan, ia pernah mengajarkan bacaan Alquran kepada Umar bin Khattab sebelum Umar memeluk Islam.
- Mus’ab bin Umair
Sebelum memeluk Islam, Mus’ab bin Umair dikenal sebagai pemuda Quraisy yang hidup dalam kemewahan. Ia tampan, kaya, dan berasal dari keluarga terpandang.
Baca Juga: Perbedaan Jadwal Nuzulul Quran 2026 di Indonesia, Simak Penjelasannya
Namun setelah mengenal ajaran Nabi Muhammad SAW, Mus’ab memilih meninggalkan segala kenyamanan tersebut demi mempertahankan imannya. Keputusan ini membuat ibunya menentang keras hingga memutus hubungan dengannya.
Harta dan fasilitas yang dulu dimilikinya dicabut, bahkan ia diusir dari rumah. Meski demikian, Mus’ab tetap teguh pada keyakinannya.
Kepercayaan Rasulullah kepadanya terlihat ketika ia diutus menjadi duta pertama Islam ke Yatsrib (Madinah). Melalui dakwahnya, banyak tokoh penting di kota tersebut memeluk Islam, yang kemudian menjadi dasar kuat bagi perkembangan Islam setelah peristiwa hijrah.
Mus’ab akhirnya gugur sebagai syahid dalam Perang Uhud. Saat wafat, ia hanya memiliki sehelai kain yang bahkan hampir tidak cukup untuk menutupi tubuhnya.
- Arwa binti Abdul Muthalib
Arwa binti Abdul Muthalib merupakan bibi Nabi Muhammad SAW yang juga termasuk sahabat beliau. Meski jarang dibahas, sosoknya dikenal sebagai perempuan yang berani dan tegas dalam membela Islam.
Di tengah budaya Jahiliyah yang sering memandang perempuan sebagai sosok lemah, Arwa justru tampil sebagai figur yang mendukung perjuangan dakwah Rasulullah secara terbuka.
Baca Juga: 5 Menu Makanan Buka Puasa Khas di Berbagai Negara
Ia tidak ragu berdiri di belakang Nabi ketika menghadapi berbagai penentangan dari kaum Quraisy. Selain berani, Arwa juga dikenal bijaksana dalam memberikan nasihat serta dukungan kepada orang-orang di sekitarnya.
- Abu Lubabah
