Semua Korban Longsor Bantargebang Ditemukan, SAR Dihentikan

Selasa 10 Mar 2026, 14:43 WIB
Semua korban longsor bantargebang ditemukan. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Semua korban longsor bantargebang ditemukan. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

POSKOTA.CO.ID - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor SAR Jakarta secara resmi menghentikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi longsor gunungan sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Keputusan ini diambil setelah seluruh korban yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan, termasuk korban terakhir bernama Riki Supriadi (40 tahun) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Pukul 23.30 WIB, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban teridentifikasi bernama Riki Supriadi, dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati," kata Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari, Selasa.

Tak lama setelah tengah malam, atau sekitar pukul 00.00 WIB pada Selasa, 10 Maret 2026, operasi SAR dinyatakan ditutup karena tidak ada lagi laporan korban hilang.

Baca Juga: Kapolres Bogor Cek Kesiapan Infrastruktur Jelang Arus Mudik Lebaran 2026 di Kawasan Puncak 

"Setelah ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan baru, operasi SAR resmi ditutup," ujar Desiana.

Total Korban Longsor Sampah Bantargebang Mencapai 13 Orang

Total korban longsor sampah Bantargebang mencapai 13 orang. (Sumber: Basarnas Jakarta)

Berdasarkan data terakhir dari Basarnas, longsor yang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 di Zona IV TPST Bantargebang melibatkan total 13 korban. Dari jumlah tersebut:

Korban selamat (6 orang):

  • Budiman
  • Johan
  • Safifudin
  • Slamet
  • Ato
  • Dofir

Korban meninggal dunia (7 orang):

  • Enda Widayanti (25 tahun) – pemilik warung
  • Sumine (60 tahun) – pemilik warung
  • Dedi Sutrisno – sopir truk (asal Karawang)
  • Irwan Supriatin – sopir truk
  • Jussova Situmorang (38 tahun)
  • Hardianto
  • Riki Supriadi (40 tahun)

Tragedi ini bermula dari longsoran gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter yang menimbun area sekitar, termasuk warung dan kendaraan truk sampah yang melintas.

Baca Juga: Pedagang Bakso di Depok Alami Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas 3 Kg

Menteri LH: Longsor Bantargebang Alarm Keras, Hentikan Open Dumping Segera


Berita Terkait


News Update