POSKOTA.CO.ID - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat dinantikan uats Islam di bulan Ramadhan.
Lailatul Qadar adalah malam yang istimewa saat Al-Quran turun sepenuhnya. Malam ini juga digambarkan sebagai malam yang lebih baik dibandingkan seribu bulan.
Hal tersebut disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Qadr ayat 1-5.
Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Quran) pada malam lailatul qadar. Tahukah kamu, apakah malam qadar itu? Malam qadar adalah lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka (membawa segala urusan), (seluruh malam itu) sejahtera sampai terbit fajar." (QS Al-Qadr [97] ayat 1-5).
Baca Juga: Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah SAW, Amalkan di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Malam Lailatul Qadar Kapan?
Dikutip dari laman resmi NU Online, Nabi Muhammad tidak menyebut secara pasti kapan malam Lailatul qadar turun. Namun, dalam sebuah hadis dijelaskan yakni tanggal ganjil dalam 10 hari terakhir Ramadhan.
Dari Aisyah r.a. ia mengatakan, "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda, 'Carilah malam qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir bulan Ramadan'. (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1878 dan Muslim: 1998).
Berdasarkan hadis tersebut, malam lailatul qadar kemungkinan jatuh di antara malam ke-21, 23, 25, 27 atau 29 Ramadan.
Prakiraan Malam Ganjil Lailatul Qadar versi Pemerintah
Berikut adalah prakiraan malam ganjil Lailatul Qadar.
- Malam ke-21: 10 Maret 2026 malam
- Malam ke-23: 12 Maret 2026 malam
- Malam ke-25: 14 Maret 2026 malam
- Malam ke-27: 16 Maret 2026 malam
- Malam ke-29: 18 Maret 2026 malam
Karena waktunya tidak pasti, umat Islam dianjurkan untuk beribadah setiap malam. Dengan cara ini, peluang mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar menjadi lebih besar.
Berdasarkan hadis nabi yang diriwayatkan Imam Bukhari dengan sanad Aisyah RA, Lailatul Qadar diperkirakan akan datang pada setiap malam ganjil. Nabi Muhammad SAW bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعَنْ عَائِشَةَ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
"Bersungguh-sungguhlah kalian saat mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari, shahih)
Baca Juga: Apakah Hari Ini Malam Lailatul Qadar? Simak Penjelasan dan Ciri-cirinya
Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar
Rasullulah pernah mengatakan salah satu ciri malam Lailatul Qadar yang sesuai dengan hadis riwayat Muslim.
Dari Abi bin Ka'ab, Rasulullah bersabda yang artinya: "Subuh hari dari malam Lailatul qadar, matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik".
Beberapa ulama juga menyebut ada ciri-ciri malam lailatul qadar yang bisa dikenali melalui fenomena alam.
Dikutip dari Kemenag, berikut adalah tanda datangnya malam Lailatul Qadar:
- Malam terasa sangat tenang dan damai
Suasana malam terasa lebih hening, tenteram, dan tidak menimbulkan rasa takut atau gelisah.
- Udara terasa sejuk dan nyaman
Tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, sehingga terasa nyaman untuk beribadah.
- Langit tampak cerah
Malam terlihat bersih dan terang, meskipun tanpa banyak awan.
- Tidak ada angin kencang atau cuaca ekstrem
Cuaca pada malam tersebut biasanya stabil dan tidak disertai badai atau hujan lebat.
- Hati terasa lebih khusyuk dan mudah beribadah
Banyak orang merasakan ketenangan batin, sehingga lebih mudah fokus dalam salat, zikir, dan membaca Al-Qur’an.
- Matahari terbit dengan sinar yang lembut keesokan harinya
Pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, matahari terbit dengan cahaya yang tidak terlalu menyilaukan.
