BYD Perkenalkan Alat Isi Daya Termutakhir, Baterai Mobil Listrik Mampu Terisi 70 Persen dalam 5 Menit

Selasa 10 Mar 2026, 15:44 WIB
BYD memperkenalkan Blade Battery generasi kedua dan teknologi Flash Charging. (Sumber: Dok. BYD)

BYD memperkenalkan Blade Battery generasi kedua dan teknologi Flash Charging. (Sumber: Dok. BYD)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - BYD memperkenalkan inovasi terbaru berupa Blade Battery generasi kedua dan teknologi Flash Charging. Teknologi ini diklaim mampu menghadirkan pengalaman pengisian daya jauh lebih cepat daripada sistem pengisian konvensional pada kendaraan listrik masa kini.

Melalui teknologi tersebut, baterai kendaraan dapat diisi dari 10 persen hingga 70 persen State of Charge (SOC) hanya dalam waktu sekitar lima menit. Bahkan pengisian hingga 97 persen disebut dapat dicapai dalam waktu sekitar sembilan menit.

Selain itu, performa pengisian tetap stabil meskipun kendaraan berada pada kondisi suhu sangat rendah. Dalam suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian dari 20 persen hingga 97 persen hanya bertambah sekitar tiga menit dibandingkan kondisi suhu normal.

Kekhawatiran Pengguna Kendaraan Listrik Masih Ada

Meskipun penjualan kendaraan listrik terus meningkat secara global, sebagian konsumen masih memiliki sejumlah kekhawatiran. Salah sebuah masalah paling sering muncul adalah range anxiety atau kecemasan terhadap jarak tempuh kendaraan.

Baca Juga: Kereta Lebaran Laris, 641.000 Tiket Sudah Terjual di Daop 1 Jakarta

Selain itu, antrean panjang di stasiun pengisian daya, terutama pada musim liburan, juga menjadi masalah yang sering dikeluhkan pengguna kendaraan listrik. Tidak jarang proses menunggu pengisian daya bisa berlangsung hingga berjam-jam.

Chairman dan President BYD, Wang Chuanfu, menilai bahwa industri kendaraan listrik perlu menghadirkan solusi yang lebih efektif terhadap persoalan tersebut.

Blade Battery Generasi Kedua Diklaim Lebih Efisien

Teknologi Blade Battery generasi kedua dikembangkan melalui proses penelitian dan pengembangan selama enam tahun. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan kombinasi antara kepadatan energi tinggi serta kemampuan pengisian daya yang lebih cepat.

Pada umumnya, baterai dengan kepadatan energi tinggi cenderung sulit dipadukan dengan kemampuan pengisian cepat. Namun dalam pengembangan terbaru ini, BYD mengklaim berhasil meningkatkan kepadatan energi sekitar lima persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Baca Juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Campak-Rubella Aman, Tersedia 9,5 Juta Dosis

Teknologi baterai ini juga diterapkan pada kendaraan listrik DENZA Z9GT, yang disebut mampu menawarkan jarak tempuh hingga 1.036 kilometer dalam satu kali pengisian.

Untuk menjaga stabilitas suhu baterai, sistem ini dilengkapi teknologi Lithium-Ion High-Speed Channel serta Full-Spectrum Intelligent Thermal Management System yang berfungsi mengontrol panas selama proses pengisian berlangsung.

Teknologi Flash Charging dan Infrastruktur Baru

Selain baterai generasi terbaru, BYD juga memperkenalkan teknologi Flash Charging yang dirancang untuk mendukung pengisian daya super cepat.

Sistem pengisian ini memiliki output hingga 1.500 kW untuk satu konektor, menjadikannya salah satu teknologi pengisian kendaraan listrik dengan daya terbesar saat ini. Infrastruktur pengisian tersebut juga dilengkapi sistem penyimpanan energi berkapasitas besar yang bertujuan mengurangi beban pada jaringan listrik lokal.

Sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur, BYD menargetkan pembangunan sekitar 20.000 stasiun Flash Charging di berbagai wilayah Tiongkok hingga akhir 2026. Setelah itu, jaringan tersebut direncanakan akan diperluas ke berbagai negara.

Dorong Percepatan Elektrifikasi Transportasi

Pengembangan teknologi baterai dan pengisian daya ini merupakan bagian dari visi jangka panjang BYD yang dikenal dengan konsep “Three Green Dreams”.

Baca Juga: Asosiasi Honda Jakarta Rayakan HUT ke-17, Perkuat Solidaritas Komunitas

Konsep tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2006 sebagai komitmen perusahaan dalam mendorong pengembangan energi bersih serta mempercepat elektrifikasi transportasi secara global.

Melalui inovasi Blade Battery generasi kedua dan teknologi Flash Charging, BYD berharap dapat mempercepat transisi menuju mobilitas listrik yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.


Berita Terkait


News Update