Warga Depok Serbu SPBU di Tengah Konflik AS-Iran, Pertamina Pastikan Stok Aman

Minggu 08 Mar 2026, 19:06 WIB
Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Konflik Amerika Serikat (AS)-Iran memunculkan kekhawatiran masyarakat, termasuk memicu panic buying bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah.

Warga berbondong-bondong mengisi bahan bakar kendaraan mereka karena khawatir bakal terjadi kelangkaan pasokan BBM.

Fenomena panic puying ini terjadi salah satunya di SPBU Pertamina 34.16414 Pasar Pucung, Depok. Pihak SPBU melaporkan telah kehabisan stok Pertalite akibat lonjakan pembelian oleh masyarakat.

Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar terlihat lebih panjang dari biasanya. Banyak pengendara langsung mengisi tangki secara penuh, karena khawatir distribusi BBM akan terganggu akibat situasi geopolitik global saat ini.

Baca Juga: Warga Limo Depok Digegerkan Penemuan Kerangka Wanita dalam Rumah, Suami Korban Hilang Misterius

Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Menanggapi situasi ini, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan, stok BBM nasional tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir.

Menurutnya, stok operasional BBM yang dikelola perusahaan saat ini berada dalam kondisi normal dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional,” kata Roberth dalam keterangan resminya kepada Poskota, Minggu, 8 Maret 2026.

“Stok ini terus dilakukan top-up/re-fill atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya, secara rutin berkala juga dilakukan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar dia.

Baca Juga: Viral Pemdes Jampang Bogor Sebar Proposal Minta THR ke Pengusaha, Kades Beri Klarifikasi

Ia menjelaskan bahwa pasokan operasional tersebut merupakan BBM yang disimpan dalam kapasitas penimbunan nasional dan akan terus disalurkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan konsumsi energi.

Roberth juga menjelaskan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi.

Sistem ini mencakup proses mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan sistem ini, perusahaan memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan dapat diakses oleh masyarakat secara merata di seluruh wilayah.

Baca Juga: Ruas Jalan Berlubang Tepat di Depan Pasar Palmerah Dikeluhkan Warga

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Di tengah dinamika geopolitik global di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Roberth.

Dengan langkah tersebut, perusahaan memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Menurut Roberth, pembelian dalam jumlah tidak wajar justru berpotensi mengganggu distribusi yang sebenarnya berjalan normal.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak. Pembelian BBM sesuai kebutuhan akan membantu menjaga distribusi tetap stabil sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses energi secara merata,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, serta perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik, sembari terus memantau perkembangan situasi global secara cermat.


Berita Terkait


News Update