Ilustrasi - Tips diet saat puasa agar berat badan turun tanpa lemas. (Pexels/Andres Ayrton)

GAYA HIDUP

Tips Diet Saat Puasa agar Berat Badan Turun Tanpa Lemas, Begini Cara Mengaturnya ala Yulia Baltschun

Minggu 08 Mar 2026, 16:39 WIB

POSKOTA.CO.ID - Certified Fitness dan Diet Specialist sekaligus influencer kesehatan Yulia Baltschun, membagikan sejumlah tips diet sehat yang bisa diterapkan selama menjalani puasa.

Sosok yang dikenal aktif memberikan edukasi seputar pola makan sehat ini menekankan bahwa diet saat puasa tidak harus dilakukan dengan cara ekstrem atau mengurangi makan secara berlebihan.

Yulia Baltschun yang juga dikenal sebagai mantan finalis MasterChef Indonesia kerap membagikan berbagai tips mengenai nutrisi, olahraga, serta manajemen pola makan melalui berbagai platform media sosial.

Edukasi yang ia berikan banyak diminati masyarakat, karena disampaikan dengan cara yang sederhana, mudah dipahami, dan dapat langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, memahami tips diet saat puasa agar berat badan turun tanpa lemas menjadi hal penting bagi masyarakat yang ingin tetap sehat sekaligus menjaga berat badan selama Ramadhan.

Pola makan yang tepat tidak hanya membantu tubuh tetap bertenaga, tetapi juga dapat mendukung proses pembakaran lemak secara lebih optimal.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa di Jakarta Jumat 6 Maret 2026 Jam Berapa? Berikut Waktu Magrib Hari Ini

Tips Diet Saat Puasa

Dilansir dari kanal YouTube Yulia Baltschun, pada Minggu, 8 Maret 2026 berikut adalah tips diet saat puasa agar berat badan turun tanpa lemas.

1. Mengatur Pola Makan Seimbang saat Sahur dan Berbuka

Selain jumlah kalori, komposisi makanan yang dikonsumsi juga sangat menentukan keberhasilan diet selama puasa.

Tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi lengkap agar dapat menjalankan berbagai fungsi metabolisme dengan baik.

Pola makan yang seimbang umumnya terdiri dari tiga komponen utama, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak sehat.

Karbohidrat berperan sebagai sumber energi utama yang membantu tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.

Sementara itu, protein berfungsi menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Lemak sehat juga penting karena membantu penyerapan vitamin serta menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh.

Agar diet tetap optimal, pilihlah sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum.

Untuk protein, masyarakat dapat mengonsumsi telur, ayam tanpa kulit, ikan, atau tahu dan tempe.

Sedangkan, lemak sehat dapat diperoleh dari alpukat, kacang-kacangan, maupun minyak zaitun.

Mengombinasikan berbagai nutrisi tersebut dalam satu piring makan akan membantu tubuh mendapatkan energi yang cukup sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama.

2. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Selain makronutrien, kebutuhan serat juga menjadi bagian penting dalam pola makan sehat saat diet.

Serat memiliki peran dalam membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.

Sayuran hijau, buah-buahan segar, serta biji-bijian merupakan sumber serat yang sangat baik bagi tubuh.

Konsumsi sayur dan buah juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh selama menjalani puasa.

Dengan terpenuhinya kebutuhan serat tersebut, tubuh juga dapat mengontrol nafsu makan dengan lebih baik.

Baca Juga: Resep Menu Buka Puasa Sehat dan Lezat ala Chef Devina Hermawan, Gampang Bikinnya!

3. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Karena itu, penting untuk memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi saat waktu berbuka hingga sahur.

Cara yang paling sederhana adalah menerapkan pola minum dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Metode ini sering digunakan untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama menjalani puasa.

Hindari minuman dengan kandungan gula berlebihan karena dapat meningkatkan

asupan kalori tanpa memberikan manfaat nutrisi yang signifikan.

4. Tetap Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur

Meski sedang berpuasa, aktivitas fisik tetap dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Olahraga ringan hingga sedang dapat membantu tubuh membakar kalori tambahan sekaligus menjaga kebugaran.

Waktu yang cukup ideal untuk berolahraga selama Ramadan adalah menjelang berbuka puasa atau setelah salat tarawih.

Aktivitas seperti berjalan kaki, jogging ringan, yoga, atau latihan kekuatan ringan dapat menjadi pilihan yang aman.

Selain membantu proses pembakaran lemak, olahraga juga berperan dalam menjaga massa otot sehingga bentuk tubuh tetap proporsional selama menjalani program diet.

5. Konsistensi Menjadi Kunci Keberhasilan Diet

Pada akhirnya, keberhasilan diet selama puasa sangat bergantung pada konsistensi dalam menjalankan pola makan sehat.

Mengontrol porsi makan, memilih makanan bergizi, serta menjaga keseimbangan kalori merupakan langkah penting yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan menerapkan pola makan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki kesehatan tubuh dan mencapai berat badan ideal secara lebih sehat.

Tags:
tips dietpola makan sehattips diet saat puasatips diet sehatYulia Baltschun

Mutia Dheza Cantika

Reporter

Mutia Dheza Cantika

Editor