Namun sebenarnya, Diego sudah mengenal Islam sejak kecil ketika tinggal di Deventer, Belanda. Banyak teman-temannya yang beragama Islam sehingga ia cukup familiar dengan ajaran tersebut.
Ketertarikannya semakin tumbuh setelah membaca buku tentang Islam yang diberikan oleh kakak dari temannya. Buku tersebut kembali ia pelajari saat berada di penjara hingga akhirnya mantap memeluk Islam.
Diego kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat di masjid yang berada di dekat ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
