Sepanjang kariernya, Febe meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk medali perunggu Asian Games 2010 dan Uber Cup 2010. Meski lahir dari keluarga Kristen yang taat, ketertarikannya terhadap Islam sudah muncul sejak kecil.
Febe mengaku tertarik dengan suara azan yang sering ia dengar. Ketertarikan tersebut semakin kuat ketika ia bergabung dengan pelatnas PBSI sekitar tahun 2010 dan banyak berinteraksi dengan rekan-rekan Muslim.
Setelah mempelajari Islam secara mendalam, Febe akhirnya memutuskan menjadi mualaf pada 2013 dan mulai mengenakan hijab. Meski demikian, ia baru mengungkapkan keputusan tersebut kepada publik sekitar empat tahun kemudian.
- Adriyanti Firdasari
Mantan pebulu tangkis nasional lainnya yang memilih memeluk Islam adalah Adriyanti Firdasari. Keputusannya menjadi mualaf terjadi pada 2016 setelah ia merasa ingin memperdalam nilai-nilai spiritual dalam hidupnya.
Selama berkarier di dunia bulu tangkis, Firdasari telah meraih berbagai prestasi membanggakan. Di antaranya medali emas SEA Games 2005, medali perak Uber Cup 2008, serta dua medali perak di ajang Sudirman Cup.
Setelah menjadi mualaf, Firdasari juga diketahui mulai mengenakan hijab dalam kesehariannya.
- Cristian Gonzales
Nama Cristian Gonzales sangat populer di dunia sepak bola Indonesia. Pemain naturalisasi kelahiran Uruguay ini dikenal sebagai salah satu striker paling tajam dalam sejarah Liga Indonesia.
Gonzales bahkan pernah tiga kali berturut-turut menjadi top skor Liga Indonesia pada periode 2005 hingga 2008. Ia juga menjadi bagian penting tim nasional Indonesia yang berhasil melaju hingga final Piala AFF 2010.
Di balik karier sepak bolanya yang gemilang, Gonzales memutuskan menjadi mualaf pada Oktober 2003. Keputusan tersebut diambil setelah ia menikah dengan perempuan Indonesia bernama Eva Nurida Siregar.
Sejak saat itu, Gonzales menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim dan bahkan pernah menunaikan ibadah umrah bersama sang istri.
- Diego Michiels
Pesepak bola Diego Michiels juga memiliki kisah perjalanan spiritual yang cukup unik. Ia resmi menjadi mualaf pada 7 Februari 2013.
Keputusan tersebut diambil saat ia tengah menjalani masa hukuman terkait kasus penganiayaan yang membuatnya harus dipenjara selama tiga bulan 20 hari.
