POSKOTA.CO.ID - Memasuki fase puncak ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H, Masjid Istiqlal kembali membuka program itikaf terpadu khusus untuk 10 malam terakhir.
Program ini ditujukan bagi umat Islam yang berkomitmen penuh mendiami masjid untuk beribadah intensif, mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang sangat bersungguh-sungguh pada periode tersebut.
Pendaftaran online dibuka mulai 4 Maret 2026 hingga 9 Maret 2026, atau lebih cepat jika kuota penuh. Kuota dibatasi hanya 400 peserta, terdiri dari 200 laki-laki (ikhwan) dan 200 perempuan (akhwat).
Program ini memberikan fasilitas lengkap bagi mu'takif yang ingin menetap penuh selama 10 hari terakhir Ramadhan di Masjid Istiqlal.
Baca Juga: Apakah Berkumur saat Wudhu Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dan Tata Caranya untuk Anak
Bagi jamaah yang hanya ingin beritikaf harian atau beberapa hari saja (misalnya saat libur Lebaran), tidak perlu mendaftar. Masjid Istiqlal tetap buka 24 jam selama 10 malam terakhir Ramadhan, sehingga siapa pun dapat langsung datang untuk beribadah.
Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan dan Malam Lailatul Qadar

Sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan waktu paling istimewa dalam bulan puasa. Rasulullah SAW mencontohkan peningkatan ibadah yang luar biasa pada periode ini. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anha:
"Rasulullah SAW jika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya (dengan ibadah), dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits lain menegaskan:
"Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), melebihi kesungguhan beliau pada hari-hari lainnya." (HR. Muslim)
Baca Juga: Jembatan Hidayah di Masjid Lautze, Ustaz Hans Pandu Puluhan Warga Tiongkok Bersyahadat
