"Sementara saya ngungsi ke rumah saudara. Karena kami takut terjadi longsor susulan," ujarnya.
Sementara itu, Kaji, warga setempat, mengatakan longsor terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada siang hari. Curah hujan tinggi membuat air sungai meluap dan menggerus tebing hingga memicu longsor di bantaran sungai.
"Tanahnya sudah labil karena dari semalam hujan terus dan air sungai juga besar, akhirnya longsor," tambahnya.
Baca Juga: Kemenbud Dukung Revitalisasi Depok Lama jadi Cagar Budaya Nasional
Kaji menyampaikan, ada 4 rumah warga yang terdampak longsor dan satu rumah mengalami rusak paling parah karena sebagian bangunan sudah rubuh terbawa longsor.
"Yang terdampak ada empat rumah. Yang paling parah rumah milik Pak Rosidi. Sebagian dapurnya sudah runtuh terbawa arus," ungkap dia.
Ia menyebutkan, selain rumah milik Rosidi, rumah warga lain yang ikut terdampak yakni milik Black, Safarudin, dan Tomi.
"Tanahnya masih labil dan kemungkinan masih bisa longsor lagi. Air sungai juga masih besar," ujarnya. (fat)
