POSKOTA.CO.ID - Perayaan Lebaran selalu identik dengan hidangan istimewa yang menggugah selera. Di berbagai daerah di Indonesia, menu khas Hari Raya biasanya didominasi oleh masakan bersantan seperti opor ayam, rendang, atau gulai yang kaya rasa.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, tren menu Lebaran mulai mengalami perubahan. Banyak keluarga kini mencari alternatif hidangan yang lebih ringan, sehat, dan tetap lezat untuk disajikan saat Hari Raya.
Menu masakan tanpa santan menjadi salah satu pilihan yang semakin populer. Selain lebih ramah di perut setelah sebulan berpuasa, hidangan tanpa santan tetap mampu menghadirkan cita rasa gurih dan kaya rempah khas Nusantara.
Dengan kombinasi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, serai, hingga daun jeruk, berbagai hidangan tanpa santan tetap terasa nikmat sekaligus menyegarkan.
Bahkan, beberapa menu justru menghadirkan sensasi rasa yang berbeda dari sajian Lebaran pada umumnya. Berikut tujuh menu masakan tanpa santan yang cocok disajikan saat Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026.
Baca Juga: 5 Tips Mix and Match Outfit untuk Perempuan Petite, Auto Proporsional!
1. Ayam Woku
Ayam woku merupakan hidangan khas Sulawesi Utara yang terkenal dengan bumbu rempahnya yang melimpah. Menu ini sangat cocok dijadikan alternatif hidangan Lebaran tanpa santan.
Proses memasaknya dimulai dengan memarinasi potongan ayam menggunakan jeruk nipis dan garam untuk menghilangkan bau amis. Setelah itu, ayam dimasak bersama bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, dan kemiri.
Aroma masakan semakin harum berkat tambahan daun jeruk, serai, daun kunyit, serta daun kemangi. Kombinasi bumbu tersebut menciptakan rasa gurih, pedas, dan segar yang khas.
2. Nasi Goreng Kambing
Nasi goreng kambing bisa menjadi menu spesial Lebaran yang tidak menggunakan santan. Hidangan ini terkenal dengan aroma rempah yang kuat dan rasa gurih yang menggoda.
Daging kambing terlebih dahulu dimasak bersama bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, jinten, merica, dan kari bubuk. Tambahan daun jeruk, serai, dan kayu manis membuat aromanya semakin kaya.
