JakPro Targetkan LRT Jakarta Fase 1B Beroperasi Agustus 2026, Uji Operasi Dimulai usai Lebaran

Sabtu 07 Mar 2026, 16:42 WIB
Ilustrasi LRT. (Sumber: Dok. LRT Jabodebek)

Ilustrasi LRT. (Sumber: Dok. LRT Jabodebek)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Jakarta Propertindo (JakPro) menargetkan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi secara resmi pada Agustus 2026. Saat ini, proyek tersebut memasuki tahap akhir sebelum layanan transportasi publik itu dibuka untuk masyarakat.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JakPro), Iwan Takwin, menyampaikan bahwa pihaknya optimistis proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Untuk LRT Jakarta Fase 1B ini kami targetkan sesuai timeline, insyaallah pada Agustus akan mulai beroperasi secara resmi,” ujar Iwan saat ditemui di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 8 Maret 2026.

Uji Operasi LRT Jakarta Fase 1B Dimulai Usai Lebaran

Iwan menjelaskan, setelah periode Lebaran 2026, JakPro akan memulai commissioning test atau uji coba operasional. Tahapan ini merupakan bagian penting sebelum sistem LRT benar-benar melayani penumpang.

Baca Juga: LRT Jabodebek Sibuk Pagi-Sore, Masyarakat Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Selain itu, JakPro juga sedang menuntaskan proses perizinan operasional yang akan diajukan kepada Kementerian Perhubungan.

“Setelah itu kami paralel menyelesaikan kewajiban perizinan operasional dan mengajukannya ke Kementerian Perhubungan,” kata Iwan.

JakPro Siapkan Masterplan Pengembangan LRT Jakarta

Di sisi lain, JakPro juga tengah menyusun masterplan pengembangan jaringan LRT Jakarta setelah Fase 1B yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai rampung.

Menurut Iwan, perencanaan tersebut dilakukan melalui kajian menyeluruh dengan fokus pada pelayanan transportasi dan integrasi antar moda di Jakarta.

Baca Juga: Jumlah Penumpang Transjakarta, MRT, dan LRT Tembus 461 Juta Sepanjang 2025, Naik 16,65 Persen

“Kajian yang kami lakukan berbasis pelayanan, bagaimana jaringan LRT ini bisa terintegrasi dengan moda transportasi lain sehingga mobilitas warga Jakarta dapat terlayani dengan optimal,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update