Hukum Tidur Seharian saat Puasa Ramadhan, Apakah Mengurangi Pahala?

Sabtu 07 Mar 2026, 12:53 WIB
Ilustrasi. Hukum tidur seharian saat puasa ramadhan.(Sumber: Pexels/John-Mark Smith)

Ilustrasi. Hukum tidur seharian saat puasa ramadhan.(Sumber: Pexels/John-Mark Smith)

POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Namun dalam praktiknya, tidak sedikit orang yang justru menghabiskan sebagian besar waktu siang hari dengan tidur saat menjalankan puasa.

Kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah tidur seharian saat puasa dapat mengurangi pahala ibadah tersebut?

Pertanyaan ini penting karena hakikat puasa Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih ketakwaan melalui berbagai amal kebaikan.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 841 Kapal berkapasitas 3,2 Juta Penumpang

Apakah Tidur Membatalkan Puasa?

Ilustrasi. Apakah tidur membatalkan puasa? (Sumber: Pexels/Ketut Subiyanto)

Dlansir dari laman resmi rumah zakat pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dalam perspektif fiqih, tidur tidak termasuk hal yang membatalkan puasa. Selama seseorang tidak melakukan perkara yang secara jelas membatalkan puasa seperti makan, minum, atau melakukan hubungan suami istri pada siang hari, maka puasanya tetap dianggap sah.

Artinya, seseorang yang tidur pada siang hari di bulan Ramadhan tidak perlu mengganti puasanya.

Meski demikian, para ulama menegaskan bahwa makna puasa tidak hanya sebatas menahan diri dari kebutuhan fisik.

Puasa juga mengajarkan umat Islam untuk menjaga lisan, perilaku, serta memperbanyak amal ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Prediksi Tanggalnya di 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026

Apakah Tidur Seharian Bisa Mengurangi Pahala?

Tidur pada dasarnya bukan perbuatan yang dilarang saat berpuasa. Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa tidur orang yang berpuasa dapat bernilai ibadah karena ia sedang menjaga diri dari perbuatan yang sia-sia.

Namun, jika seseorang menghabiskan hampir seluruh waktu siang hari dengan tidur, ia berpotensi kehilangan banyak kesempatan untuk meraih pahala di bulan Ramadhan.

Padahal Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh keberkahan, di mana pahala amal kebaikan dilipatgandakan. Karena itu, para ulama menganjurkan agar umat Islam mengisi waktu dengan berbagai aktivitas ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, hingga melakukan amal sosial.

Semakin banyak waktu digunakan untuk ibadah, semakin besar pula peluang mendapatkan pahala.

Baca Juga: 5 Keutamaan Baca Al-Quran di Malam Nuzulul Qur'an pada Hari ke-17 Ramadhan

Tujuan Puasa dalam Islam

Tujuan utama puasa telah dijelaskan secara tegas dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat tersebut menegaskan bahwa puasa bertujuan membentuk ketakwaan. Ketakwaan tidak hanya diwujudkan dengan menahan lapar dan haus, tetapi juga melalui peningkatan kualitas ibadah dan perilaku.

Karena itu, mengisi waktu Ramadhan dengan aktivitas yang bermanfaat sangat dianjurkan agar tujuan spiritual puasa dapat tercapai secara maksimal.

Baca Juga: Menu Sahur dan Berbuka Ramadhan Hari ke-16 yang Praktis dan Mengenyangkan: Telur Dadar, Ayam Goreng hingga Es Kelapa Segar

Cara Mengisi Waktu Ramadhan Agar Lebih Bernilai

Agar bulan Ramadhan tidak terlewat hanya dengan tidur sepanjang hari, ada beberapa aktivitas yang dianjurkan untuk mengisi waktu secara lebih produktif.

  1. Membaca Al-Qur’an

Ramadhan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an. Membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

  1. Memperbanyak Dzikir dan Doa

Mengingat Allah melalui dzikir dapat menenangkan hati sekaligus menambah pahala selama menjalankan ibadah puasa.

  1. Bersedekah dan Membantu Sesama

Ramadhan juga menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagai kegiatan berbagi kepada sesama.

  1. Menjaga Lisan dan Perilaku

Puasa yang sempurna tidak hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak baik.

Tidur seharian saat puasa tidak membatalkan ibadah puasa dan tidak secara langsung mengurangi pahala.

Namun jika sebagian besar waktu dihabiskan untuk tidur, seseorang berisiko kehilangan banyak kesempatan untuk meraih pahala yang melimpah di bulan Ramadhan.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan waktu Ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan aktivitas bermanfaat agar keberkahan bulan suci dapat diraih secara maksimal.


Berita Terkait


News Update