"Yang ketiga menyangkut bensin. Bensin ini tidak kita impor dari Middle East, tidak juga kita impor dari Amerika atau dari Afrika. Impor bensin kita itu dari Singapura sama Malaysia, dan sebagian kita bangun industri kilang kita dalam negeri," katanya.
Menutup keterangannya, Bahlil menegaskan bahwa stok BBM nasional tetap aman meski saat ini terjadi konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Dimulai 17 Maret, Ini Detail Jadwalnya
"Jadi insyaallah sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman," tambah Bahlil. (pan)
