Versi Pemerintah / NU
Jika mengikuti awal Ramadhan pada 19 Februari 2026, maka malam ganjil yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar adalah:
- Malam ke-21: Selasa malam, 10 Maret 2026
- Malam ke-23: Kamis malam, 12 Maret 2026
- Malam ke-25: Sabtu malam, 14 Maret 2026
- Malam ke-27: Senin malam, 16 Maret 2026
- Malam ke-29: Rabu malam, 18 Maret 2026
Versi Muhammadiyah
Jika mengikuti awal puasa 18 Februari 2026, maka malam ganjil jatuh sehari lebih awal:
- Malam ke-21: Senin malam, 9 Maret 2026
- Malam ke-23: Rabu malam, 11 Maret 2026
- Malam ke-25: Jumat malam, 13 Maret 2026
- Malam ke-27: Minggu malam, 15 Maret 2026
- Malam ke-29: Selasa malam, 17 Maret 2026
Perlu diingat bahwa hitungan malam dimulai setelah azan Maghrib pada tanggal Masehi tersebut.
Baca Juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 Berapa? Ini Cara Menghitung dan Waktu Membayarnya
Mengapa Lailatul Qadar Dirahasiakan?
Para ulama menjelaskan bahwa waktu pasti Lailatul Qadar tidak disebutkan secara jelas agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah di seluruh sepuluh malam terakhir.
Dengan begitu, seorang Muslim tidak hanya fokus pada satu malam tertentu saja. Sebaliknya, ia akan memperbanyak ibadah sepanjang akhir Ramadhan.
Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:
- i’tikaf di masjid
- salat tahajud dan qiyamul lail
- membaca dan mentadabburi Al-Qur’an
- memperbanyak doa dan istighfar
Salah satu doa yang dianjurkan Nabi ketika mencari Lailatul Qadar adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.)
