Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu juga mengimbau seluruh elemen masjid di Indonesia untuk memperkuat solidaritas dalam mendoakan perdamaian dunia.
Menurutnya, doa bersama melalui Qunut Nazilah merupakan bentuk dukungan spiritual bagi masyarakat di berbagai negara yang sedang menghadapi konflik maupun krisis kemanusiaan. "Kita mendamaikan, mendoakan kedamaian di Timur Tengah. Khususnya bagaimana Iran itu dapat selamat, dapat damai," kata Jusuf Kalla.
Ia juga berharap doa tersebut dapat mencakup berbagai konflik lain yang masih berlangsung di dunia Islam. "Itulah yang kita doa, bagaimana Palestina, bagaimana perang antara Pakistan dan Afghanistan berhenti semua," ungkapnya.
Jusuf Kalla menegaskan harapannya agar seluruh masjid di Indonesia dapat mengikuti seruan tersebut. Ia menilai Salat Jumat menjadi momentum yang tepat karena jutaan umat Islam berkumpul di masjid pada waktu yang sama. "Ya, kita harap begitu (seluruh masjid). Jumatan, kan? Jumatan besok," tuturnya.
Dengan seruan tersebut, Jusuf Kalla berharap seluruh masjid di bawah naungan Dewan Masjid Indonesia dapat bersama-sama memanjatkan doa Qunut Nazilah pada Salat Jumat sebagai bentuk solidaritas umat Islam.
