Selain memperhatikan makanan yang dianjurkan, penderita asam lambung juga perlu menghindari berbagai jenis makanan yang dapat memicu iritasi lambung.
Zaidul Akbar menyebut makanan olahan, makanan kemasan, serta makanan dengan kandungan gula olahan tinggi sebaiknya dibatasi.
Makanan yang terlalu pedas, terlalu berminyak, atau mengandung banyak bahan tambahan juga dapat memicu gangguan pencernaan.
Beberapa makanan populer saat berbuka puasa, seperti jajanan pedas atau makanan dengan banyak penyedap, memang menggugah selera. Namun, konsumsi berlebihan dapat memberikan beban pada sistem pencernaan.
Karena itu, ia menyarankan, agar masyarakat lebih memilih makanan alami yang sederhana dan tidak terlalu banyak melalui proses pengolahan.
4. Minuman Alami untuk Menjaga Keseimbangan Lambung
Selain makanan, Zaidul Akbar juga menyarankan beberapa minuman alami yang dapat membantu menjaga kesehatan lambung selama menjalankan puasa.
Salah satu yang dianjurkan adalah campuran air hangat dengan madu dan sedikit garam.
Minuman ini dinilai dapat membantu menyeimbangkan pH lambung sekaligus memberikan energi bagi tubuh.
Pilihan lain yang juga disebut bermanfaat adalah air tajin, yaitu air rebusan nasi yang memiliki tekstur agak kental.
Air tajin dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk sistem pencernaan. Jika diminum dalam kondisi hangat dan ditambahkan sedikit garam, minuman ini dapat membantu menenangkan lambung.
5. Rumput Laut Disebut Baik untuk Lambung
Zaidul Akbar juga menyebutkan bahwa rumput laut dapat menjadi salah satu makanan yang baik untuk penderita gangguan lambung.
Rumput laut mengandung kolagen alami yang dapat membantu melapisi dinding lambung.
.jpg)