POSKOTA.CO.ID - Bagi sebagian orang yang memiliki riwayat gangguan lambung, seperti maag atau asam lambung, muncul kekhawatiran tersendiri saat hendak menjalankan ibadah puasa.
Perubahan pola makan yang cukup drastis selama Ramadhan sering dianggap dapat memicu naiknya asam lambung.
Waktu makan yang biasanya terbagi dalam beberapa kali sehari berubah menjadi hanya dua waktu utama, yaitu saat sahur dan berbuka puasa.
Kondisi tersebut kerap menimbulkan kekhawatiran bagi penderita gangguan pencernaan.
Dalam hal ini, praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, Dokter Zaidul Akbar, menjelaskan bahwa puasa sebenarnya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi sistem pencernaan, selama dilakukan dengan pola makan yang tepat.
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya mengikuti petunjuk yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW terkait pola makan saat Ramadhan, baik ketika sahur maupun saat berbuka puasa.
Pola Makan Bagi Penderita Asam Lambung
Seperti dilansir dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, pada Jumat, 6 Maret 2026, berikut adalah pola makan yang dianjurkan bagi penderita asam lambung agar puasa aman.
1. Pentingnya Tidak Melewatkan Sahur
Salah satu anjuran yang sering ditekankan adalah tidak meninggalkan sahur. Rasulullah SAW bahkan menganjurkan umatnya untuk tetap bersahur meskipun hanya dengan minum air.
“Sahurlah kalian meskipun hanya dengan segelas air,” ujar Dokter Zaidul Akbar.
Menurut Doketr Zaidul Akbar, pesan tersebut memiliki makna penting bagi tubuh manusia.
.jpg)