POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu akses pembiayaan yang paling banyak dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Salah satu bank penyalur utama program ini adalah Bank Rakyat Indonesia atau BRI.
Setiap tahun, banyak calon debitur mencari tabel KUR BRI 2026 sebagai referensi untuk memperkirakan besaran cicilan sebelum mengajukan pinjaman.
Informasi ini penting agar pelaku usaha dapat menyesuaikan besaran kredit dengan kemampuan finansial usaha yang sedang dijalankan.
Dengan memahami simulasi angsuran KUR BRI hingga Rp100 juta, pelaku UMKM dapat merencanakan kebutuhan modal kerja secara lebih matang dan menghindari risiko gagal bayar.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026 dan Simulasi Cicilan untuk Pinjaman Rp10–500 Juta
Apa Itu KUR BRI dan Mengapa Penting bagi UMKM?
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan fasilitas pembiayaan yang disubsidi pemerintah untuk membantu pelaku usaha kecil mendapatkan akses permodalan dengan bunga rendah.
Melalui skema ini, pemerintah memberikan dukungan berupa suku bunga ringan sekitar 6 persen per tahun, sehingga lebih terjangkau dibandingkan kredit komersial biasa.
Menurut penjelasan resmi BRI, program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sektor mikro.
KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM agar mereka dapat berkembang secara berkelanjutan. Karena itulah, tabel angsuran KUR BRI sering menjadi referensi utama bagi calon peminjam sebelum mengajukan kredit.
Manfaat Melihat Tabel Angsuran KUR BRI Sebelum Mengajukan Pinjaman
Mengetahui simulasi angsuran sangat membantu calon debitur dalam menentukan strategi pembiayaan usaha. Beberapa manfaat utama dari tabel KUR antara lain:
- Memperkirakan cicilan bulanan sesuai plafon pinjaman.
- Menyesuaikan tenor pinjaman dengan kemampuan pembayaran.
- Menghindari risiko kredit macet karena cicilan terlalu besar.
- Membantu perencanaan keuangan usaha secara lebih realistis.
Dengan kata lain, tabel ini berfungsi sebagai simulasi awal agar pelaku UMKM tidak mengambil pinjaman di luar kemampuan finansial.
Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman hingga Rp100 Juta
Berikut simulasi angsuran KUR BRI 2026 berdasarkan plafon pinjaman dan tenor pembayaran.
Pinjaman Rp10 Juta
- 12 bulan: Rp 883.333
- 18 bulan: Rp 605.556
- 24 bulan: Rp 466.667
- 36 bulan: Rp 327.778
- 48 bulan: Rp 258.333
- 60 bulan: Rp 216.667
Pinjaman Rp20 Juta
- 12 bulan: Rp 1.766.667
- 18 bulan: Rp 1.211.111
- 24 bulan: Rp 933.333
- 36 bulan: Rp 655.556
- 48 bulan: Rp 516.667
- 60 bulan: Rp 433.333
Pinjaman Rp30 Juta
- 12 bulan: Rp 2.650.000
- 18 bulan: Rp 1.816.667
- 24 bulan: Rp 1.400.000
- 36 bulan: Rp 983.333
- 48 bulan: Rp 775.000
- 60 bulan: Rp 650.000
Pinjaman Rp40 Juta
- 12 bulan: Rp 3.533.333
- 18 bulan: Rp 2.422.222
- 24 bulan: Rp 1.866.667
- 36 bulan: Rp 1.311.111
- 48 bulan: Rp 1.033.333
- 60 bulan: Rp 866.667
Pinjaman Rp50 Juta
- 12 bulan: Rp 4.416.667
- 18 bulan: Rp 3.027.778
- 24 bulan: Rp 2.333.333
- 36 bulan: Rp 1.638.889
- 48 bulan: Rp 1.291.667
- 60 bulan: Rp 1.083.333
Pinjaman Rp60 Juta
- 12 bulan: Rp 5.300.000
- 18 bulan: Rp 3.633.333
- 24 bulan: Rp 2.800.000
- 36 bulan: Rp 1.966.667
- 48 bulan: Rp 1.550.000
- 60 bulan: Rp 1.300.000
Pinjaman Rp70 Juta
- 12 bulan: Rp 6.183.333
- 18 bulan: Rp 4.238.889
- 24 bulan: Rp 3.266.667
- 36 bulan: Rp 2.294.444
- 48 bulan: Rp 1.808.333
- 60 bulan: Rp 1.516.667
Pinjaman Rp80 Juta
- 12 bulan: Rp 7.066.667
- 18 bulan: Rp 4.844.444
- 24 bulan: Rp 3.733.333
- 36 bulan: Rp 2.622.222
- 48 bulan: Rp 2.066.667
- 60 bulan: Rp 1.733.333
Pinjaman Rp90 Juta
- 12 bulan: Rp 7.950.000
- 18 bulan: Rp 5.450.000
- 24 bulan: Rp 4.200.000
- 36 bulan: Rp 2.950.000
- 48 bulan: Rp 2.325.000
- 60 bulan: Rp 1.950.000
Pinjaman Rp100 Juta
- 12 bulan: Rp 8.833.333
- 18 bulan: Rp 6.055.556
- 24 bulan: Rp 4.666.667
- 36 bulan: Rp 3.277.778
- 48 bulan: Rp 2.583.333
- 60 bulan: Rp 2.166.667
Simulasi tersebut dapat berubah sesuai kebijakan bank maupun program pemerintah yang berlaku.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Untuk mengajukan KUR BRI, calon debitur perlu menyiapkan beberapa dokumen penting, antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta nikah (bagi yang sudah menikah)
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp50 juta
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha
- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
Selain itu, pemohon tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kartu kredit.
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
Calon debitur dapat mengajukan pinjaman KUR melalui dua cara, yakni secara langsung atau online.
1. Pengajuan Langsung ke Kantor BRI
Pelaku usaha cukup datang ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa seluruh dokumen persyaratan. Petugas bank akan membantu proses pengajuan hingga tahap survei usaha.
2. Pengajuan Online
Pengajuan juga dapat dilakukan secara digital melalui situs resmi KUR BRI dengan langkah berikut:
- Mengakses laman resmi pengajuan KUR BRI
- Login menggunakan email terdaftar
- Klik menu Ajukan Pinjaman KUR
- Mengisi data diri dan data usaha
- Mengunggah dokumen persyaratan
- Melihat simulasi angsuran
- Mengirim pengajuan pinjaman
Setelah pengajuan dilakukan, pihak bank biasanya akan melakukan survei lapangan sebelum menyetujui pencairan kredit.
Baca Juga: Jaga Pasokan Listrik Warga Bandung Barat, Petugas PLN Berjibaku di Tengah Cuaca Ekstrem
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Mudah Disetujui
Agar peluang pengajuan lebih besar, pelaku usaha disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan usaha benar-benar aktif dan berjalan.
- Siapkan dokumen lengkap dan valid.
- Pilih plafon pinjaman sesuai kebutuhan usaha.
- Pastikan riwayat kredit baik.
Dengan persiapan yang matang, peluang mendapatkan modal usaha dari program KUR BRI akan semakin besar.
Tabel KUR BRI 2026 pinjaman hingga Rp100 juta menjadi panduan penting bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Melalui simulasi angsuran ini, calon debitur dapat menentukan plafon kredit serta tenor yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan.
Program KUR dengan bunga rendah juga menjadi solusi pembiayaan yang relatif aman bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas bisnis dan meningkatkan produktivitas.