Prabowo Sampaikan Belasungkawa untuk Iran, Kirim Surat Dukacita atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Kamis 05 Mar 2026, 11:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Surat resmi diserahkan Menlu kepada Dubes Iran di Jakarta. (Sumber: Instagram/@sekretariat.kabinet)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Surat resmi diserahkan Menlu kepada Dubes Iran di Jakarta. (Sumber: Instagram/@sekretariat.kabinet)

POSKOTA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026.

Kabar duka tersebut mendapat perhatian pemerintah Indonesia sebagai bagian dari hubungan diplomatik yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Iran.

Pemerintah menilai kepergian Ayatollah Ali Khamenei menjadi kehilangan besar bagi rakyat Iran sekaligus tokoh penting dalam dinamika politik kawasan Timur Tengah.

Penyampaian belasungkawa dilakukan melalui jalur resmi kenegaraan sebagai bentuk penghormatan Indonesia kepada pemimpin Iran yang memiliki pengaruh besar di negaranya.

Baca Juga: Iran Resmi Nyatakan: Serangan Balasan Hanya Sasar Aset Militer AS dan Israel

“Presiden Prabowo Subianto menulis surat dukacita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026,” kata Seskab Teddy dalam keterangannya yang dilansir Poskota dari laman resmi setneg.go.id pada, Kamis, 5 Maret 2026.

Surat Belasungkawa Ditujukan kepada Presiden Iran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa surat resmi tersebut dikirimkan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Surat tersebut memuat pesan simpati mendalam dari pemerintah Indonesia sekaligus penghormatan atas jasa dan peran Ayatollah Ali Khamenei selama memimpin Iran.

“Surat resmi yang berisi belasungkawa mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei tersebut ditujukkan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian,” lanjut Seskab.

Sebagai bagian dari prosedur diplomatik, surat dukacita Presiden Prabowo disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta.

Langkah tersebut menjadi simbol penghormatan resmi pemerintah Indonesia sekaligus menegaskan hubungan bilateral yang tetap terjaga dengan baik di tengah situasi duka yang dialami Iran.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Disnaker Kabupaten Tangerang Pastikan Nihil PMI di Iran

Disampaikan Menjelang Prosesi Pemakaman di Mashhad

Penyampaian surat belasungkawa dilakukan menjelang prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang direncanakan berlangsung di Mashhad, salah satu kota suci sekaligus kota terbesar kedua di Iran.

Momentum tersebut dinilai penting sebagai bentuk solidaritas Indonesia kepada pemerintah dan rakyat Iran yang tengah berduka.

Baca Juga: Spesifikasi Drone Kamikaze Shahed-136 Milik Iran Seperti Apa? Ini Detail Teknologi yang Jadi Balasan Terhadap AS

Indonesia Tegaskan Komitmen Persahabatan dengan Iran

Melalui pengiriman surat dukacita ini, pemerintah Indonesia menyampaikan empati mendalam atas kehilangan tokoh sentral dalam kehidupan politik dan sosial Iran.

Selain itu, langkah diplomatik tersebut juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan persahabatan, kerja sama bilateral, serta komunikasi diplomatik yang konstruktif antara kedua negara.

Pemerintah Indonesia melalui langkah tersebut menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas kehilangan tokoh penting yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik dan kehidupan masyarakat Iran, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan persahabatan dan kerja sama yang baik antara kedua negara.


Berita Terkait


News Update