Khatib menyampaikan khutbah Jumat bertema keutamaan Ramadan di masjid sebagai pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan takwa dan ibadah selama bulan suci. (Sumber: Wilkimedia Commons)

RAMADHAN

Link Download Contoh Teks Khutbah Jumat Ramadhan PDF: Singkat, Padat, Lengkap dengan Doa

Kamis 05 Mar 2026, 13:36 WIB

POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada bulan ini, berbagai ibadah dianjurkan untuk ditingkatkan, mulai dari puasa, sedekah, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak doa dan istighfar.

Tidak hanya itu, dalam pelaksanaan salat Jumat selama Ramadan, khatib juga biasanya menyampaikan khutbah dengan tema keutamaan Ramadan, takwa, dan pengampunan dosa.

Karena itu, banyak khatib mencari contoh khutbah Jumat singkat bulan Ramadhan yang ringkas, padat, namun tetap sesuai dengan tuntunan syariat.

Simak naskah khutbah lengkap dua sesi, disertai dalil Al-Qur’an dan hadis, sekaligus penjelasan mengenai rukun khutbah agar pelaksanaannya sah menurut mayoritas ulama.

Baca Juga: Lebih dari Menahan Lapar, Ini Hakikat Ramadhan dalam Pandangan Ustaz Felix

Pengertian Khutbah Jumat dan Kedudukannya dalam Salat Jumat

Khutbah Jumat adalah ceramah atau nasihat agama yang disampaikan sebelum pelaksanaan salat Jumat. Khutbah ini memiliki kedudukan penting karena menjadi salah satu syarat sahnya salat Jumat.

Dalam praktiknya, khutbah Jumat dilaksanakan dalam dua bagian khutbah yang dipisahkan dengan duduk sejenak oleh khatib. Setiap bagian memiliki struktur tertentu yang harus dipenuhi agar khutbah dianggap sah secara fikih.

Para ulama dari berbagai mazhab sepakat bahwa khutbah harus memuat unsur-unsur tertentu yang disebut rukun khutbah.

Rukun Khutbah Jumat Menurut Mayoritas Ulama

Menurut mayoritas ulama, khususnya dalam Mazhab Syafi’i, terdapat lima rukun khutbah Jumat yang harus dipenuhi oleh khatib, yaitu:

Dengan memenuhi kelima rukun tersebut, khutbah yang disampaikan menjadi sah secara syariat. Oleh karena itu, setiap contoh khutbah Jumat, termasuk khutbah bertema Ramadan, sebaiknya tetap mengikuti struktur ini.

Makna Ramadan sebagai Bulan Penuh Keberkahan

Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan. Hal ini bukan hanya karena kewajiban puasa, tetapi juga karena banyaknya kesempatan untuk mendapatkan pahala dan ampunan dari Allah SWT.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di bulan itu. Pada bulan itu dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka.”

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Makna keberkahan dalam Ramadan tidak hanya terbatas pada aspek materi, tetapi juga mencakup ketenangan hati, bertambahnya ilmu, serta meningkatnya keimanan.

Contoh Khutbah Jumat Singkat Bulan Ramadhan

Berikut adalah contoh khutbah Jumat yang dapat digunakan oleh para khatib selama bulan Ramadan yang dilansri dari banten.nu.or.id.

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: ياأَيّهَا النَّاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِه وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Marilah kita meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan inilah yang akan membawa manusia pada kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

Saat ini kita berada dalam bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia.

عن ابي هريرة رضي الله عنه قال: كان رسول الله عليه وسلم يُبشِّر اصحابَه، يقول: قد جاءكم شهر رمضان شهر مباركٌ فرض اللهُ عليكم صيامه. تفتح فيه ابوابُ الجنة وتغلق فيه ابواب النار ، فيه ليلة خير من الف شهر. من حرم خيرَها فقد حرِم (وهذا لفظ حماد بن زيدٍ. اخرجه النسائى عن بشربن هلال)

Artinya: ’’Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Rasulullah saw memberikan kabar gembira kepada para sahabat beliau. Beliau bersabda: telah datang kepada kalian Bulan Ramadhan, yaitu bulan yang diberkahi, Allah telah memfardhukan (mewajibkan) atas kalian berpuasa di bulan itu, di bulan itu dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan di bulan itu pula ada Lailatul Qadar (Malam Qadar) yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang terhalang dari kebaikan, maka ia terhalang dari rahmah Tuhan.’’ (HR Al-Nasa’i)

Hadis ini menjelaskan bahwa Ramadan merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah.

Keberkahan Ramadan juga terlihat dari banyaknya waktu dikabulkannya doa. Dalam sebuah hadis qudsi disebutkan bahwa setiap malam di bulan Ramadan Allah SWT memanggil hamba-Nya:

“Adakah orang yang meminta maka akan Aku beri? Adakah yang bertobat maka Aku terima tobatnya? Adakah yang memohon ampunan maka Aku ampuni dosanya.”

Oleh karena itu, Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk membersihkan hati, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal kebajikan.

Puasa yang kita jalankan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah,

Marilah kita jadikan Ramadan sebagai bulan untuk memperbanyak ibadah, mempererat ukhuwah, serta membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada kita semua dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانَا لِهذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. اَمَّا بَعْدُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ تَعَالى وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَنْ، وَحَافِظُوْاعَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ، اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ وَالجُنُونِ والجُذَامِ وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, اللهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدى والتُّقى والعَفَافَ والغِنَى، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِه وَصَحْبِه و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Sekali lagi saya berwasiat kepada diri saya dan kepada jamaah sekalian agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Marilah kita menjaga ibadah kita, memperbanyak amal kebaikan, serta menjauhi segala bentuk perbuatan dosa, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.”

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات.

Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami. Berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Sesungguhnya Allah memerintahkan keadilan, berbuat baik, dan membantu kerabat serta melarang perbuatan keji dan mungkar.

Baca Juga: Isu Perang Dunia ke-3 Ramai Dikaitkan dengan Kiamat, Ini Penjelasan Buya Yahya

Hikmah Ramadan bagi Kehidupan Seorang Muslim

Ramadan tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga membentuk karakter seorang Muslim. Ada beberapa hikmah penting dari ibadah puasa Ramadan, antara lain:

1. Melatih Kesabaran

Puasa mengajarkan umat Islam untuk menahan diri dari keinginan duniawi.

2. Meningkatkan Kepedulian Sosial

Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang menjadi lebih peka terhadap kondisi orang miskin.

3. Memperkuat Hubungan dengan Allah

Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir.

4. Membersihkan Hati dan Jiwa

Puasa membantu manusia menahan amarah, iri hati, dan berbagai sifat buruk lainnya.

Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang memberikan kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbaiki diri. Melalui khutbah Jumat, para khatib dapat mengingatkan jamaah tentang pentingnya meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta menjaga akhlak selama bulan suci ini.

Untuk Link Download PDF Khutbah Jumat Ramadhan silahkan KLIK DISINI

Contoh khutbah Jumat singkat bulan Ramadan di atas dapat menjadi referensi bagi para khatib agar dapat menyampaikan pesan agama dengan singkat, jelas, dan tetap sesuai dengan rukun khutbah menurut syariat Islam.

Tags:
naskah khutbah Jumat singkatkhutbah Jumat tentang puasa Ramadhanteks khutbah Jumat RamadhanLink Download Contoh Teks KhutbahContoh khutbah Jumat singkat bulan Ramadhan

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor