"Nani ada sekitar 72 ribu personel tambahan dari berbagai pemangku kepentingan turut dilibatkan dalam operasi," tuturnya.
Agus menjelaskan, pengamanan juga difokuskan pada 185.544 lokasi strategis, di antaranya 618 terminal, 268 stasiun kereta api, 562 pelabuhan, 182 bandara.
Kemudian, sebanyak 2.962 pusat perbelanjaan, 4.640 tempat wisata, 121.796 masjid, serta sekitar 54 ribu lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri. 2.756 pos Operasi Ketupat disebar di berbagai wilayah, terdiri atas 784 pos pelayanan, 1.629 pos pengamanan, dan 343 pos terpadu.
"Puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24-25 Maret serta 28-29 Maret 2026," pungkasnya.
