JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Utara melakukan penyegelan dua lapangan padel di Jalan Ancol Barat III, Pademangan, serta di Jalan Pluit Raya, Penjaringan.
Kepala Suku Dinas CKTRP Jakarta Utara, Herry Priyatno menyampaikan, penyegelan tersebut merupakan bentuk sanksi administratif akibat lapangan tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
"Hari ini kami melaksanakan penindakan berupa sanksi administratif penghentian kegiatan tetap atau penyegelan terhadap dua bangunan ini," ujar Herry kepada awak media, Rabu 4 Maret 2026.
Herry menjelaskan, lapangan padel itu dapat beroperasi kembali jika pemilik bangunan dapat memenuhi kewajiban perizinan dan memperoleh PBG.
Baca Juga: Dokumen Perizininan Tak Lengkap, Sarana Olahraga Padel di Kembangan Jakbar Disegel
Ia menyebutkan, jika pengelola menyelesaikan proses perizinan, maka semakin cepat pula kegiatan usaha dapat kembali beroperasi.
"Tidak ada tenggat jangka waktu penyegelan. Semua bergantung pada keseriusan pemilik untuk segera mengurus perizinan," ucap Herry.
Lebih lanjut, Herry mengimbau para calon pelaku usaha, khususnya di bidang olahraga dan rekreasi agar memastikan seluruh persyaratan administrasi dipenuhi sebelum memulai pembangunan maupun operasional usaha.
Baca Juga: Lapangan Padel di Jalan Haji Nawi Jaksel Disegel karena Bising dan Tak Berizin
Menurutnya, hal ini dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang tertib, aman, dan sesuai regulasi.
"Perizinan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata ruang kota yang tertib dan berkelanjutan," ungkapnya.
Sementara itu, Manajer Operasional Lapangan Padel di Jalan Ancol Barat III, Petrus Assa mengakui tempat usaha tersebut belum mengantongi izin PBG saat kegiatan operasional sudah berlangsung.
Baca Juga: Baru Mulai Olahraga Padel? Ini Rekomendasi 5 Raket Terbaik untuk Pemula
"Sebagai warga negara yang baik, kami mengakui kekeliruan ini. Proses pengurusan PBG sebenarnya sudah berjalan dan kami akan mengikuti seluruh persyaratan yang ditetapkan," kata Petrus. (cr-4)