7 Masjid tertua di Jakarta yang penuh kisah (Sumber: Wikipedia)

JAKARTA RAYA

Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Masjid Tertua di Jakarta yang Penuh Kisah

Rabu 04 Mar 2026, 08:02 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jakarta dikenal sebagai kota metropolitan dengan gedung pencakar langit dan pusat bisnis modern.

Namun di balik hiruk-pikuknya, Ibu Kota menyimpan jejak sejarah Islam melalui deretan masjid tertua yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Bagi warga Jabodetabek, mengunjungi masjid tertua di Jakarta bisa menjadi pilihan wisata religi yang edukatif tanpa harus bepergian jauh ke luar kota.

Selain memperdalam nilai spiritual, pengunjung juga dapat menelusuri perkembangan Islam dari masa ke masa.

Baca Juga: Cap Go Meh Digelar di Pecinan Glodok Jakbar, Diramaikan Warga Lokal hingga Turis

7 Masjid Tertua di Jakarta

Berikut daftar masjid tertua di Jakarta yang menyimpan kisah unik dan arsitektur memikat:

  1. Masjid Jami Angke
Masjid Jami Angke (Sumber: Tripadvisor)

Berlokasi di kawasan padat Tambora, Jakarta Barat, masjid ini berdiri sejak 1761 pada masa Pangeran Tubagus Angke atau Pangeran Jayakarta II.

Meski tersembunyi di tengah permukiman, bangunannya menjadi saksi akulturasi budaya yang kuat.

Arsitekturnya memadukan gaya Jawa, Tionghoa, Belanda, hingga Arab. Pintu bergaya Jawa, ornamen Tionghoa, serta mihrab bernuansa Timur Tengah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Baca Juga: Pergeseran Jam Macet saat Ramadhan di Jakarta, Polisi Lakukan Antisipasi

  1. Masjid Jami Assalafiyah

Didirikan pada 1620 oleh Pangeran Jayakarta, masjid ini awalnya menjadi pusat konsolidasi ulama dan jawara untuk melawan penjajah Belanda. Lokasinya berada di Jatinegara Kaum, Jakarta Timur.

Meski telah beberapa kali direnovasi, empat pilar kayu jati asli atau “Saka Guru” tetap dipertahankan.

Di samping masjid juga terdapat makam Pangeran Jayakarta yang kerap diziarahi.

  1. Masjid Al Alam Marunda

Terletak di pesisir Marunda, Jakarta Utara, masjid ini diperkirakan berdiri pada abad ke-16.

Baca Juga: Konflik Global, Pemprov Jakarta Jamin Stok Bahan Pokok Aman

Konon pembangunannya berkaitan dengan pasukan Mataram di bawah Adipati Bahurekso saat menyerang Batavia.

Keunikan masjid ini terletak pada perpaduan empat budaya: Jawa, China, Betawi, dan Eropa. Atap lancip khas Jawa berpadu dengan sentuhan ornamen Tionghoa dan detail arsitektur kolonial.

  1. Masjid Raya Al Arif Jagal Senen

Didirikan sekitar 1695 oleh pedagang Bugis, Upu Daeng Arifuddin, masjid ini dikenal juga dengan sebutan Masjid Jagal karena berdiri di tengah permukiman tukang jagal hewan di kawasan Senen.

Ciri khasnya terlihat pada atap tumpang dua bergaya Jawa.

Di bagian dalam terdapat empat pilar berwarna emas, sementara makam pendirinya berada di area belakang masjid.

  1. Masjid Jami Al-Khairaat

Masjid yang berada di kawasan Condet ini dibangun pada abad ke-16 oleh tokoh Betawi, Dato’ Kudul dan Dato’ Dji’in.

Baca Juga: Patroli Malam, Polisi Sisir Titik Rawan Tawuran di Bogor

Dahulu dikenal sebagai Masjid Hutan Condet karena wilayahnya masih berupa hutan.

Kini, bangunannya telah diperluas dengan dominasi interior marmer hijau dan mampu menampung hingga 2.000 jemaah.

  1. Masjid Jami Al-Barkah

Berdiri sejak 1818 di Kemang Utara, Jakarta Selatan, masjid ini didirikan oleh Guru Sinin yang diyakini berasal dari Banten.

Di bagian belakang bangunan terdapat makam pendirinya yang wafat pada 1920.

Awalnya dibangun sederhana dari batang kelapa dan atap rumbia, kini masjid tampil lebih modern dengan dominasi warna putih dan hijau.

  1. Masjid Al Alam Cilincing

Masjid ini diyakini masyarakat sekitar telah berdiri sejak abad ke-17 dan sering disebut sebagai salah satu yang tertua di Jakarta.

Baca Juga: Wali Kota Depok Resmikan 15 Posyandu di Kecamatan Sukmajaya

Bangunannya sederhana tanpa plafon, dengan atap limas bertumpang dua dan lapisan anyaman bambu di bagian dalam.

Lokasinya mudah dijangkau dan memiliki area parkir luas, sehingga cocok untuk wisata religi akhir pekan.

Jejak Perkembangan Islam di Ibu Kota

Keberadaan masjid-masjid tertua di Jakarta bukan sekadar tempat ibadah, melainkan bukti perjalanan panjang sejarah Islam di Nusantara.

Perpaduan arsitektur dari berbagai budaya menunjukkan bahwa Jakarta sejak dulu menjadi titik temu peradaban.

Mengunjungi destinasi ini dapat menjadi alternatif wisata religi yang sarat nilai edukasi dan spiritual, sekaligus mengenal sisi lain Jakarta yang kaya sejarah.

Tags:
7 Masjid Tertua di Jakartaperkembangan Islamwisata religimasjid tertua di Jakarta masjid tertuajejak sejarah Islam Ibu Kotakota metropolitanJakarta

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor