Ruce Nuenda Siapa dan Asal Mana? Ini Profil Mama Ebra yang Banjir Kritik usai Diduga Tetap Beraktivitas Saat Campak

Rabu 04 Mar 2026, 13:57 WIB
Selebgram Ruce Nuenda atau yang akrab disapa Mama Ebra tengah menjadi sorotan usai diduga tetap beraktivitas di luar rumah saat mengalami gejala penyakit campak. (Sumber: Instagram/@rucenueda)

Selebgram Ruce Nuenda atau yang akrab disapa Mama Ebra tengah menjadi sorotan usai diduga tetap beraktivitas di luar rumah saat mengalami gejala penyakit campak. (Sumber: Instagram/@rucenueda)

Identitasnya sebagai perempuan asal Semarang juga kerap ia tampilkan dalam sejumlah konten, memperlihatkan sisi keseharian yang dekat dengan pengikutnya.

Dalam aktivitasnya di media sosial, Ruce rutin membagikan momen kebersamaan dengan putra semata wayangnya, Ebrahim Narayana atau yang akrab disapa Ebra.

Sebelum dikenal luas sebagai influencer, Ruce Nuenda memiliki perjalanan karier yang cukup beragam.

Dia sempat bekerja sebagai barista serta menjadi kru wedding organizer. Setelah menyelesaikan pendidikan, Ruce beralih profesi menjadi content marketer.

Pengalaman di bidang pemasaran konten inilah yang kemudian menjadi bekal penting ketika ia mulai serius membangun personal branding di media sosial.

Sejak 2021, dirinya aktif membuat video di TikTok dan secara konsisten mengunggah konten yang membangun kedekatan emosional dengan audiens.

Perlahan namun pasti, citranya sebagai ibu muda yang tangguh dan inspiratif semakin kuat.

Meski dikenal sebagai figur inspiratif, perjalanan hidup Ruce tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Ia sempat diterpa berbagai isu pribadi, mulai dari kabar perselingkuhan, dugaan KDRT, hingga perceraian dengan mantan suaminya, Aryo Disa Wiratama.

Dinamika tersebut sempat menjadi konsumsi publik dan memunculkan beragam respons dari warganet.

Baca Juga: Apa Itu Status PTKP? Ini Arti K3, K0, TK0, HB hingga K2 yang Wajib Diketahui Pekerja

Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Di tengah derasnya kritik, Ruce akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosialnya. Ia mengakui bahwa tindakannya dinilai kurang tepat oleh publik.


Berita Terkait


News Update