Lampion warna-warni menghiasi langit malam, sementara denting tambur barongsai mengiringi ribuan warga yang memadati lokasi acara. Anak-anak hingga orang tua tampak antusias menyaksikan ragam pertunjukan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh PPI Kota Bogor yang membawa Bendera Merah Putih. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan Liong Merah Putih sepanjang 50 meter yang diiringi Tim Qasidah, Mojang Jajaka Kota Bogor, Komunitas Lengser Ambu Bogor, drumband, hingga tarian tradisional Sunda.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa Cap Go Meh telah menjadi tradisi panjang di Kota Bogor
“Alhamdulillah, ini tradisi Kota Bogor yang sudah berlangsung 24 kali. Total sebenarnya 27 kali, tetapi tiga kali sempat tertunda. Ini merupakan bentuk komitmen masyarakat Bogor dalam menguatkan toleransi keberagaman,” ujarnya. (cr-6)
