94 Persen Kecelakaan Dipicu Human Error, ADAS Jadi Tameng Keselamatan Berkendara

Rabu 04 Mar 2026, 17:03 WIB
Ilustrasi teknologi ADAS hadir membantu pengemudi lewat peringatan dini dan kontrol berkendara. (Sumber: Bosch)

Ilustrasi teknologi ADAS hadir membantu pengemudi lewat peringatan dini dan kontrol berkendara. (Sumber: Bosch)

Dengan dukungan teknologi, ritme berkendara dapat dijaga lebih halus dan konsisten, terutama saat perjalanan jauh atau ketika menghadapi kemacetan.

Meski semakin canggih, ADAS tetap dirancang sebagai sistem pendukung. Peran pengemudi tetap menjadi faktor utama dalam keselamatan di jalan.

Baca Juga: Daihatsu Club Leader Meet Up 2026 Satukan Aspirasi dari 21 Klub Ofisial

Country Sales Director Bosch Mobility Indonesia, Bernard Simanjuntak, menegaskan pentingnya pendekatan ini.

“Bagi Bosch, inovasi dalam teknologi keselamatan dirancang untuk membantu pengemudi dalam menghadapi berbagai situasi jalan melalui sistem yang adaptif, presisi dan andal. Dengan pendekatan ini, teknologi berfungsi sebagai lapisan mitigasi risiko yang efektif. Pengembangan ADAS memerlukan penelitian dan pengujian mendalam untuk memastikan sistem tersebut bekerja selaras dengan karakteristik jalan di setiap negara,” ujar Bernard.

Ia menambahkan bahwa teknologi tetap membutuhkan kesadaran manusia di balik kemudi.

“Bagi Bosch, teknologi memainkan peran integral dalam transformasi menuju sistem transportasi yang lebih cerdas, aman dan terhubung,” jelas Bernard.

Dengan pemahaman yang tepat, ADAS berpotensi menjadi mitra penting bagi pengemudi dalam menjaga keselamatan, seiring meningkatnya kompleksitas lalu lintas di jalan raya.


Berita Terkait


News Update