Para ulama memiliki pandangan beragam mengenai waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar. Meskipun mayoritas sepakat bahwa malam ini hadir setiap tahun di bulan Ramadan, rincian tanggalnya berbeda-beda.
Beberapa pandangan tersebut antara lain:
- Terjadi pada sepuluh malam terakhir.
- Muncul pada malam-malam ganjil.
- Ada pendapat bahwa malam tersebut jatuh pada 17 Ramadan.
- Sejumlah sahabat sepertiAli bin Abi Thalib, Aisyah RA, Muawiyah bin Abi Sufyan dan Ubay bin Ka’ab menyatakan malam ke-27 sebagai waktu paling kuat.
- Pendapat lainnya menetapkan malam ke-21 atau ke-23.
Ahli tafsir seperti Ibn Jarir al-Tabari menyebut bahwa pendapat paling kuat adalah bahwa Lailatul Qadar berada pada salah satu malam dalam sepuluh hari terakhir Ramadan.
Sementara itu, ulama seperti Imam Al-Tsa'labi menjelaskan bahwa Allah SWT merahasiakan waktu malam tersebut agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang Ramadan—sebagaimana dirahasiakannya waktu mustajab di hari Jumat, atau kepastian terjadinya hari kiamat.
Makna Lailatul Qadar dalam Al-Qur’an
Istilah Lailatul Qadar bermakna malam kemuliaan atau malam penetapan. Pada malam inilah Al-Qur’an diturunkan, dan para malaikat turun ke bumi membawa keberkahan serta ketetapan dari Allah SWT.
Keutamaan ini dijelaskan dengan sangat jelas dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5, termasuk kalimat terkenal:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَام
هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan… Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan… Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan… Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.” Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 ditegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan sebagai petunjuk bagi manusia:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Selain itu, Surah Al-Baqarah ayat 185 menegaskan bahwa Ramadan adalah bulan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
