Catatan kandang mereka memprihatinkan: empat pertandingan terakhir di Gelora Ratu Pamelingan tanpa kemenangan (dua imbang, dua kalah).
Bahkan, lini depan gagal mencetak gol di lima dari 11 laga kandang musim ini.
Di bawah asuhan pelatih Carlos Parreira, tim telah mendatangkan pemain kunci seperti Junior Brandao dan Riquelme Sousa. Namun, hasil belum optimal.
Pertandingan malam ini menjadi kesempatan emas bagi Madura United untuk memutus tren buruk dan menjauh dari jurang degradasi.
Malut United Bertekad Bangkit dan Perkuat Posisi Empat Besar
Sementara itu, Malut United menempati peringkat ke-4 dengan koleksi 41 poin, setara dengan tim di atasnya.
Meski tren lima laga terakhir kurang memuaskan (hanya satu kemenangan), mereka tetap memiliki kekuatan menyerang tajam.
David da Silva dkk telah mencetak 11 gol dalam lima pertandingan terakhir, meski kerap kebobolan lebih dulu.
Catatan tandang Malut United cukup solid: lima kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan dari 11 laga away, dengan total 18 poin dan 15 gol.
Pelatih Hendri Susilo tentu mengincar poin penuh untuk mempertahankan momentum dan mengamankan posisi di zona atas klasemen.
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Kedua tim telah bertemu tiga kali sejak musim lalu, dengan catatan seimbang: satu kemenangan masing-masing dan satu hasil imbang.
Pertemuan terakhir pada September 2025 berakhir dengan kemenangan telak Malut United 4-1 di kandang sendiri.
