Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Tunda Keberangkatan dan Pastikan Persiapan Haji Tetap Berjalan

Senin 02 Mar 2026, 15:51 WIB
Ilustrasi. Kemenhaj dan Kemenlu meminta jamaah umrah menunda perjalanan ke Arab Saudi demi keamanan. (Sumber: Pexels/Fahad Puthawala)

Ilustrasi. Kemenhaj dan Kemenlu meminta jamaah umrah menunda perjalanan ke Arab Saudi demi keamanan. (Sumber: Pexels/Fahad Puthawala)

Pemerintah juga memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung, termasuk penginapan sementara hingga pengurusan dokumen perjalanan apabila terjadi keterlambatan kepulangan jamaah.

"Untuk jemaah yang segera akan kembali ke Tanah Air untuk terus berkomunikasi dengan travel-nya atau apabila menjadi jemaah umrah mandiri juga terus berkoordinasi dengan aparat yang sedang bertugas di Kementerian Luar Negeri maupun Kementerian Haji dan Umrah," jelas Dahnil.

Ia menambahkan dukungan administratif tetap menjadi prioritas, termasuk perpanjangan izin tinggal bagi jamaah.

"Juga perpanjangan visa disediakan oleh pemerintah Saudi Arabia apabila visanya telah habis kemudian Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Haji dan Umrah akan mendampingi seluruh persiapan kepulangan," sebutnya.

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Panas, DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Darurat untuk Jemaah Umrah

Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Normal

Di tengah dinamika kawasan Timur Tengah, pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M hingga saat ini belum terdampak. Seluruh tahapan persiapan tetap berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah berharap kondisi keamanan regional segera membaik sehingga aktivitas ibadah dapat kembali berlangsung normal tanpa kekhawatiran terhadap keselamatan jamaah.

"Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jamaah," tutup Wamenhaj.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan informasi terkini sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh jamaah Indonesia, baik yang akan berangkat maupun yang saat ini berada di Tanah Suci.


Berita Terkait


News Update