Tahu celup Kuch2hotahu jadi salah satu cemilan favorit untuk disajikan sebagai teman berbuka puasa. (Sumber: Istimewa)

RAMADHAN

Kuch2Hotahu, Tahu Celup dengan Berbagai Macam Saus Cocok Buat Menu Berbuka Puasa

Senin 02 Mar 2026, 19:05 WIB

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Franchise makanan tahu celup, Kuch2Hotahu sudah bertahan selama lebih dari satu dekade, jadi salah satu camilan favorit masyarakat.

Head Marketing Kuch2hotahu, Diana mengatakan, bisnis makanan Kuch2Hotahu tetap bisa bertahan hingga saat ini tak seperti jajanan viral yang dalam waktu sekejap kembali dilupakan.

Diana mengatakan, di tengah persaingan jajanan saart ini, Kuch2Hotahu berhasil terus mengembangkan bisnis yang sudah ada sejak 2011 silam.

"Perjalanan ini tentu bukan tanpa ujian. Tren tahu krispi sempat berada di titik jenuh beberapa tahun lalu. Persaingan harga makin gila-gilaan, margin menipis, dan banyak pemain baru bermunculan hanya untuk kemudian tutup,” ujar Diana kepada Poskota, Senin, 2 Maret 2026.

Baca Juga: Contoh Khutbah Gerhana Bulan 2026, Materi Singkat dan Padat untuk Kultum Ramadhan

“Namun, melalui manajemen yang terpusat, Indoboga memilih jalan yang berbeda: kami tidak ikut perang harga berdarah-darah, melainkan membenahi apa yang ada di balik layar," kata dia.

Menurutnya, makanan yang disajikan bukan hanya sekadar jualan di gerobak, akan tetapi juga sistem penjualan yang baik.

"Secara kasat mata, bisnis ini terlihat sangat sederhana berupa tahu digoreng, diberi bumbu, lalu dikemas. Namun, kekuatan sebenarnya ada pada manajemen pendampingan," jelasnya.

Selain itu, bisnis Kuch2Hotahu juga polanya bukan sekedar jual paket lalu lepas tangan. Indoboga menerapkan kontrol bahan baku yang ketat dan standar operasional yang terus diperbarui, demi memastikan setiap mitra di daerah tetap kompetitif.

"Mitra Kuch2Hotahu tetap memiliki arah dan standar kualitas yang terjaga. Sehingga melalui pendekatan seperti ini tidak mencolok tapi dapat jangka panjang," ungkapnya.

Baca Juga: Aisyah Ar-Rumy, Hafizah 10 Tahun Asal Malang Tembus 3 Besar Dubai Quran Award 2026

Diana menambahkan, bagi para mitra penting untuk mengikuti perkembangan teknologi, termasuk kini sudah masuk ke era kecerdasan buatan (AI) yang bisa digunakan sebagai pendampingan mitra.

"Langkah ini diambil bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk menyelesaikan hambatan teknis yang paling sering dikeluhkan mitra, yakni pemasaran digital," kata dia.

Banyak pemilik outlet yang paham cara menggoreng tahu yang enak, tapi seringkali buta soal cara menjalankan iklan di media sosial. Jadi, bantuan dari teknologi sangat diperlukan dalam pengembangan bisnis.

"Untuk itulah peran asisten digital seperti Nadira (untuk optimasi iklan Meta) atau Savina (untuk strategi operasional) menjadi krusial. Sistem ini menjadi semacam ‘kompas digital’ agar produk mitra tidak hanya enak di lidah, tapi juga terlihat di layar ponsel calon pembeli,” ucapnya.

“Langkah ini sangat realistis. Di era sekarang, outlet yang sepi seringkali bukan karena produknya buruk, melainkan karena kalah visibilitas. Penjualan hari ini ditentukan oleh seberapa kuat sebuah brand muncul di lini masa konsumen," ujarnya.

Baca Juga: Waspada! 5 Hal Ini Bisa Hanguskan Pahala Puasa Ramadhan

Sementara itu, dari sisi produk Kuch2Hotahu terus melakukan penyesuaian tanpa meninggalkan originalitas sebagai identitas aslinya.

"Ada lini tahu celup dengan saus Korean Spicy, Mentaiko, hingga Smoky BBQ diperkenalkan sebagai jawaban atas pergeseran selera konsumen yang kini mencari rasa lebih kompleks dan tampilan yang lebih menarik," kata Diana.

Menurut Diana perubahan ini dilakukan secara bertahap, bukan lompatan ekstrem yang membingungkan pelanggan lama.

"Dengan kombinasi pengalaman lapangan selama lebih dari satu dekade dan adaptasi teknologi. PT Indoboga Makmur Pratama membuktikan bahwa bisnis tahu goreng pun bisa tetap relevan jika dikelola dengan visi yang jauh ke depan," ungkapnya. (ang)

Tags:
camilan tahu celupjajanan viralmenu berbuka puasa

Angga Pahlevi

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor