Iran Umumkan 40 Hari Berkabung: Tiga Tokoh Ini Ambil Alih Kepemimpinan Usai Kematian Khamenei

Senin 02 Mar 2026, 05:15 WIB
Tiga tokoh ini ambil alih kepemimpinan Iran usai kematian khamenei. (Sumber: X/@SprinterPress)

Tiga tokoh ini ambil alih kepemimpinan Iran usai kematian khamenei. (Sumber: X/@SprinterPress)

POSKOTA.CO.ID - Dunia dikejutkan oleh kabar meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kematian Khamenei terjadi akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan sejumlah lokasi strategis di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan tersebut tidak hanya menewaskan Khamenei, tetapi juga beberapa anggota keluarganya, termasuk putri, menantu, dan cucu.

Konfirmasi resmi datang dari media negara Iran seperti Tasnim dan Fars News Agency, serta disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah.

Baca Juga: 14 Tahun Lalu Cak Nun Prediksi Iran Diserang Israel dan AS, Kini Konflik Benar-Benar Pecah

Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengakui keterlibatan AS dan Israel, menyebut operasi tersebut menggunakan intelijen canggih untuk melacak target.

Serangan Balasan Iran dan Eskalasi Konflik

Ilustrasi. Serangan ke Taheran. (Sumber: tangkapan layar)

Tak lama setelah serangan awal, Iran melancarkan respons balasan dengan menembakkan rudal ke wilayah Israel serta instalasi militer AS di berbagai negara Timur Tengah.

Eskalasi ini meningkatkan ketegangan regional, dengan korban jiwa dan kerusakan signifikan dilaporkan di kedua belah pihak, termasuk dampak pada warga sipil.

Pemerintah Iran segera mengumumkan periode berkabung nasional selama 40 hari, disertai tujuh hari libur nasional. Langkah ini menandai upaya stabilisasi internal di tengah kekosongan kekuasaan tertinggi.

Tiga Pejabat Pimpin Transisi Kepemimpinan

Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan sementara, Iran menetapkan tiga pejabat tinggi sebagai pemimpin transisi.

Baca Juga: Mengapa Selat Hormuz Begitu Penting? Ini Pengaruhnya bagi Pasar Energi Dunia dan Asia


Berita Terkait


News Update